Copet Angkot Nyaris Dimassa


MALANG - Baru dua kali menjadi copet di dalam angkot,  Slamet Suprayitno, 59, warga Dusun Cokro RT23 RW03 Desa Sukoanyar, Pakis, tertangkap. Ia nyaris dimassa setelah ketahuan mencopet di angkot jurusan Tumpang Arjosari (TA), Senin (4/12) pagi.  
Korbannya adalah Yayuk Fitriani, 30, warga Dusun Bugis RT04 RW05 Desa Saptorenggo, Pakis. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya melakukan pencopetan, Slamet dijebloskan ke dalam bui Mapolsek Pakis.
“Seperti kebanyakan copet di angkutan umum, modus yang digunakan tersangka dalam menjalankan aksinya dengan menyamar sebagai penumpang biasa. Saat situasi memungkinkan, mereka langsung mencopet,” ujar Kapolsek Pakis, AKP Hartono.
Dia menjelaskan, saat melancarkan aksinya, pelaku melihat korban sendirian. Setelah ada kesempatan dan korban lengah, barulah Slamet menggasak dompet milik korbannya. “Awalnya korban tidak sadar saat dompetnya diambil,” ungkap dia.
“Setelah korban melihat tasnya terbuka dan dompet miliknya dipegang pelaku, barulah menyadari bahwa dia menjadi korban pencopetan. Sehingga saat pelaku hendak turun dari angkot, korban meneriakinya,” tambahnya.
Saat itu juga, korban ditolong oleh petugas kepolisian yang sedang berdinas di dekat  TKP. “Mengetahui teriakan tersebut, pelaku langsung diamankan oleh anggota dibantu dengan warga sekitar,” bebernya.
Saat dimintai keterangan petugas, Slamet menegaskan melakukan aksinya sudah dua kali ini dengan modus yang sama. Pertama tahun 2000 di wilayah Singosari dan kedua Senin (4/12) hingga berhasil diamankan.
“Saat ini pelaku telah kami amankan di Mapolsek Pakis. Dari tangan pelaku juga diamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 200.000, satu buah dompet warna merah, satu buah tas punggung perempuan warna merah dan sebuah tas punggung warna hitam,” pungkasnya. (eri/mar/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :