Tiga Pelajar SMP Cabuli Kenalan di FB

 
MALANG - Dua pelajar SMP asal Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, berinisial HM, 14 tahun dan AS, 14 tahun, harus berurusan dengan polisi. Kemarin, ia ditangkap saat di sekolahnya karena kasus asusila. Keduanya telah menyetubuhi Bunga (nama samaran), 15 tahun, warga Desa Parangargo, Wagir secara bergantian.
"Laporannya di Polres Malang, kami hanya membantu mengamankan saja. Setelah kami tangkap, keduanya langsung kami serahkan ke Polres Malang," ujar Kanitreskrim Polsek Wagir, Ipda Anwari Sidik.
Dikatakannya, sebetulnya pelaku ada tiga orang. Namun baru dua pelaku yang berhasil diamankan. Sementara satu pelaku lainnya, hingga kemarin masih belum tertangkap. 
"Untuk keterangan lebih jelasnya, silahkan langsung ke Polres Malang saja," kata mantan Kanitreskrim Polsek Pakisaji ini.
Perbuatan asusila yang dilakukan HM dan AS ini terjadi pada 10 November lalu di dalam rumah HM, sekitar pukul 13.00. Kisahnya berawal dari Bunga, berkenalan dengan salah satu pelaku melalui media sosial facebook (FB). Dari perkenalan itu, antara Bunga dan pelaku lantad janjian bertemu pada saat hari tersebut.
Setelah bertemu, Bunga diajak ke rumah HM yang kebetulan kondisinya sedang sepi. Kedua orangtua HM sedang bekerja. Begitu sampai, di rumah tersebut sudah ada dua pelaku 
Semula mereka hanya mengajak korban ngobrol saja. Kemudian mereka memberi minuman yang sudah dicampur obat-obatan terlarang pada korban. Akibatnya korban pun langsung teler dan tak sadarkan diri.
Ketika itulah, para pelaku ini lantas menyetubuhi korban secara bergantian. Begitu puas, mereka lalu mengantarkan korban pulang di pinggir jalan. Mereka mengancam supaya korban tidak bercerita kepada siapapun.
Terbongkarnya perbuatan bejat para remaja ini, ketika korban bercerita kepada salah satu teman sekolahnya. Kemudian disampaikan kepada gurunya, dan korban dipanggil untuk dikonfirmasi. Begitu ada pengakuan, pihak guru lantas memanggil orangtua korban untuk diberitahu.
Mendengar cerita itu, orangtua Bunga langsung marah. Mereka tidak terima dan lantas membuat laporan ke Polres Malang pada 17 November lalu. Untuk memperkuat laporan, korban juga dimintakan visum. Berdasarkan laporan itulah, polisi lantas memburu pelaku.
Kanit UPPA Polres Malang, Iptu Sutiyo SH, M.Hum membenarkan adanya penangkapan HM dan AS, karena kasus asusila. "Keduanya masih dimintai keterangan. Ada tiga pelakunya, satu lagi masih kami buru," jelas Sutiyo.(agp/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :