Bawa Pancor Tengah Malam di Jalan Sepi

 
MALANG - Mustofa alias Mus, 42 tahun, sejak Selasa malam harus berurusan dengan polisi. Warga Dusun Baran Kidal, Desa Kidal, Kecamatan Tumpang ini, ditangkap karena kedapatan membawa senjata tajam (sajam). Ia dibekuk saat jalan kaki di Jalan Raya Desa Karanganyar, Poncokusumo.
"Pengakuannya sajam tersebut digunakan untuk jaga diri. Dia berada di jalan tersebut, mengaku karena ada masalah dengan keluarga," ujar Kanitreskrim Polsek Poncokusumo, Aiptu Andik Risdianto.
Menurutnya, tersangka Mus ini ditangkap saat jalan kaki seorang diri, sekitar pukul 23.00. Petugas Polsek Poncokusumo yang saat itu sedang patroli, curiga dengan tersangka. Selanjutnya petugas menghentikan langkahnya.
Ketika dihentikan, tersangka terlihat bingung. Saat ditanya, ia mengaku berniat pulang. Petugas yang tidak percaya lantas menggeledah tubuhnya dan ditemukan sebilah sajam jenis pancor di balik bajunya.
Saat diminta menunjukkan surat izin, tersangka tidak bisa. Kemudian dengan barang bukti sajam tersebut, ia langsung digelandang ke Mapolsek Poncokusumo.
"Kami mencurigai tersangka akan berbuat tindak kejahatan. Sebab di lokasi itu, sering kali terjadi perampasan motor. Karena itulah, kami masih akan mengembangkan kasusnya," jelas Andik.
Akibat perbuatannya tersebut, tersangka Mus dijerat dengan pasal 2 ayat 1 Undang-undang Darurat nomor 12 tahun 1951, tentang kedapatan membawa senjata tajam. Ancaman hukumannya 12 tahun kurungan penjara.(agp/mar/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...