Miliki 1 Gram Sabu, Terancam 4 Tahun

 
MALANG – Rommy, 40 tahun warga Jalan Kolonel Sugiono gang 3A RT 06 RW 04 Mergosono sedang menanti penghakiman. Setelah tertangkap menguasai sabu sebanyak satu gram, Rommy kini mendekam di balik jeruji penjara dan didakwa jaksa penuntut umum Isye Sufradhani SH MHum, dengan dua pasal sekaligus.
“Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 112 ayat 1, 114 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” kata Isye dalam berkas dakwaan 665/Pid.Sus/2017/PN Mlg yang didaftarkan di Pengadilan Negeri Malang, Rabu lalu.
Tertangkapnya Rommy berawal dari petunjuk yang diterima Resnarkoba Polres Makota soal adanya transaksi narkoba di daerah Jalan Kolonel Sugiono V. Rommy diduga bertransaksi dengan pengedar kelas kakap bernama Buang alias Jeki (DPO) dengan nilai Rp 1,25 juta untuk 1 gram kristal meth.
Setelah mentransfer uang ke rekening DPO, Rommy menerima pesan SMS yang menyebutkan bahwa barangnya sudah diranjau di depan Jalan Kolonel Sugiono V Kelurahan Mergosono. Sabu tersebut, terbungkus rapi di dalam rokok Sampoerna Mild yang dibawa oleh Rommy ke rumahnya.
Setibanya di rumah, Rommy lalu membagi sabu tersebut ke dalam delapan plastik klip kecil yang rencananya akan dijual kepada orang lain. Namun, belum sempat mengedarkan sabu, Rommy digerebek petugas di rumahnya. Saat melakukan penggeledahan, polisi menemukan tiga plastik klip sabu yang dibungkus isolasi hitam dan satu plastik klip berisi 5 klip shabu.
Narkotika jenis shabu ini disembunyikan di dalam guling yang ada di kamar Rommy. Kepada polisi, Rommy mengaku sudah dua kali membeli sabu dari Buang. Pria dengan pekerjaan swasta itu kini pasrah dengan ancaman penjara minimal 4 tahun yang akan dijeratkan kepadanya.Pasalnya, polisi dan jaksa memastikan dia tak bisa lolos dari jerat hukum dengan dua pasal sekaligus. Rommy dijadwalkan menjalani persidangan pada hari Senin, 11 Desember 2017 mendatang di ruang sidang Garuda.(fin/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :