Tega Aniaya Mertua

 
MALANG – Hanya karena masalah sepele, Agus Efendi, 35 tahun, sampai tega menganiaya mertuanya sendiri, yakni H Nahrowi, 55 tahun, warga Dusun Karangjambe, Desa Jambearjo, Kecamatan Tajinan. Korban dilempar dengan piring keramik, hingga mengakibatkan luka robek di dahi dan harus mendapat jahitan.
Tidak terima dengan penganiayaan tersebut, Rabu (6/12) pagi korban mengadu ke Polsek Tajinan. Kemudian bersadarkan laporan itu, malam harinya Agus Efendi langsung ditangkap dan dijebloskan dalam terali besi.
“Tersangka kami tangkap di rumahnya. Barang bukti yang kami amankan adalah pecahan piring keramik yang dilempar ke wajah korban,” ujar Kapolsek Tajinan, AKP Sony Setyo Widodo.
Diperoleh keterangan, selama ini hubungan antara korban dengan tersangka memang sudah tidak harmonis. Keduanya sering kali terlibat perang mulut. Tersangka kerap marah dan emosi kepada korban, lantaran dianggap terlalu ikut campur dalam urusan rumah tangganya.
“Sebenarnya sudah berulang kali tersangka berbuat kasar. Termasuk sering menganiaya istrinya. Tetapi selama ini korban dan keluarga masih berusaha sabar,” terang mantan Kapolsek Pakis ini.
Puncaknya Rabu pagi lalu. Berawal ketika tersangka sedang cek-cok mulut dengan istrinya. Saat bertengkar, korban mendengar lantaran tinggal satu rumah. Sebagai orangtua, korban lantas menegur dan memberikan pengertian.
Namun bukannya tersangka Agus mengerti dan memahami, tetapi malah balik memarahi korban. Perang mulut antara tersangka dengan korban pun terjadi. Mungkin karena terpancing emosi, saat cek-cok tersangka lantas melempar piring tepat mengeni jidat korban.
Mengetahui jidatnya berdarah, korban lantas pergi melapor ke Polsek Pakis. Untuk memperkuat laporan, korban dimintakan visum di Puskesmas Tajinan sekaligus menjahit lukanya. Dan malam harinya, polisi menangkap Agus.
“Saya khilaf karena terbawa emosi dan suasana saja. Tidak ada niatan untuk melakukan penganiayaan,” tutur tersangka Agus Efendi.(agp/mar/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :