Target Bekuk Bandar Besar

 
MALANG - Polres Malang Kota (Makota) mengalami perubahan struktur pejabat strategis. AKP Imam Mustaji Kasatnarkoba Polres Makota, berpindah menjadi Kapolsek Ngajum. Imam digantikan oleh AKP Samsul Hidayat yang sebelumnya menjabat sebagai Kasatnarkoba Polres Malang. Pergantian tampuk kepemimpinan satuan pemberantas narkoba ini, mendapat atensi dari Kapolres Makota, AKBP Asfuri SIK MH. 
“Kepada Kasatnarkoba yang baru, kami harap bisa segera menyesuaikan dengan kondisi dan lingkungan yang baru. Saya sudah instruksikan,untuk cepat beradaptasi agar kinerja satuan pemberantas narkoba ini bisa berjalan lancar,” kata Asfuri.
Dia mengapresiasi kinerja Imam Mustaji selama menjadi Kasatnarkoba Polres Makota. Dari laporan catatan ungkap selama menjabat sebagai Kasatnarkoba, Imam Mustaji dianggap sudah menjalankan tugas sebaik mungkin. Karena itulah, saat ini Asfuri ingin Samsul melanjutkan prestasi Imam.
“Kami melihat catatan pak Imam dan menunjukkan banyak pengungkapan kasus narkoba. Kami harap Kasatnarkoba yang baru bisa melanjutkan prestasi ini. Kami juga berikan imbauan, agar tidak hanya mengejar pengedar atau pemakai, tapi juga mengungkap bandar besar narkoba,” tambah Asfuri.
Imbauan ini ditanggapi dengan serius oleh Samsul. Diwawancarai usai pelantikan, dia siap menjalankan instruksi Kapolres Makota untuk memberantas bandar besar yang selama ini menjadi penyuplai barang haram kepada para pengedar.
“Target operasi saya sekarang adalah bandar,” jelas Samsul.
Dia menyadari, situasi Kota Malang berbeda jauh dari Kabupaten Malang. Masyarakat Kota Malang lebih kompleks sehingga narkoba bisa menyusup di berbagai lini. Karena itulah, dia siap melanjutkan program kerja Imam yang sudah berjalan dengan baik. 
Dalam waktu dekat, Samsul juga siap menggelar audit untuk memetakan situasi peredaran narkoba Kota Malang.
“Kami akan lakukan audit, jika ada yang perlu ditambahkan dalam program, akan kami lakukan agar roda pemberantasan narkoba tetap berjalan cepat di Kota Malang,” tutupnya. (fin/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...