Taksi Online dan Angkot Nyaris Bentrok

 
MALANG -  Bentrokan antara sopir taksi online dengan pengemudi angkot nyaris kembali  terjadi. Untungnya, bentrokan dapat dihindarkan setelah anggota Polres Malang Kota (Makota) datang dan mendamaikan keduanya.
Berawal saat pengemudi taksi online, menjemput penumpang di Jalan Pajajaran, Jumat (8/12) malam. Mengetahui hal ini, pengemudi angkot protes dan memaksa penumpang turun. Alasannya daerah itu terlarang untuk taksi online karena dekat dengan stasiun Kota Baru.
Perang mulut tak terhindarkan. Beruntung aparat kepolisian sigap dan membawa pihak berselisih ke Polres Makota. Beberapa sopir taksi online dan angkot yang lain pun ikut mendatangi markas polisi di Jalan Jagung Suprapto Malang tersebut.
Perwakilan kedua belah pihak dipanggil untuk menyelesaikan perkara. Sementara pengemudi lain tetap bertahan di depan Mapolres. Upaya mediasi polisi tak sia-sia. Kedua belah pihak akhirnya bersepakat damai. Insiden itu terjadi karena kesalahpahaman.
Kasatreskrim Polres Malang Kota AKP Ambuka Yudha menuturkan, kedua belah pihak telah menyepakati untuk mematuhi aturan yang ada, terkait zona merah atau daerah yang dilarang bagi taksi online. (eri/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :