Tunggu Istri, Tewas Ditabrak Fortuner

 
MALANG - Masri, 59, warga Jalan Jaksa Agung Suprapto Gang I RT05 RW06 Kampung Putih, tak pernah menyangka dini hari kemarin adalah hari terakhirnya di dunia. Dia diseruduk Toyota Fortuner, S 1436 QF dan tewas dalam perjalanan ke IRD RSSA Malang.
Masri baru saja keluar dari gang 1 Kampung Putih dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra X 125 R, N 6961 AZ. Dia lalu duduk di atas motor. Posisinya, berada di pinggir jalan dekat jembatan pergola jembatan, sekitar pukul 03.25.
Keterangan yang dihimpun, Masri baru saja menjalankan ibadah salat subuh dan tengah menantikan istrinya. Biasanya, Masri tiap pagi selalu mengantar istrinya ke pasar untuk berbelanja sayuran. 
Masri duduk menghadap selatan, sehingga tidak menyadari bahwa ada sebuah mobil Toyota Fortuner warna putih yang melaju dari arah utara. Keterangan saksi mata, mobil tersebut melaju dengan kecepatan tinggi serta tampak kehilangan kendali. Dalam sekejap mata, kendaraan itu menghempas Masri beserta motornya. 
“Dari arah utara ada mobil besar putih melaju dengan kecepatan cukup tinggi. Saya lihat mobil ini berjalan meliuk-liuk,” kata Suparno, penjual nasi goreng di kawasan itu.
Lalu mobil tersebut, lanjutnya, bergerak ke lajur kiri dan menghantam motor yang dinaiki Masri. Ia mengaku melihat korban terpelanting ke depan dengan jarak sekitar lima meter hingga akhirnya ia terjatuh. 
Masri terjatuh dengan kepala terlebih dahulu sehingga ia mengalami pendarahan hebat. Kejadian ini sontak saja membuat pengguna jalan maupun warga sekitar histeris. Karena dekat dengan Polres Malang Kota (Makota), warga Kampung Putih langsung melapor ke pos penjagaan.
Tak lama, Unit Laka Satlantas Polres Makota datang bersama ambulans PSC 119. Petugas piket Unit Laka, memprioritaskan evakuasi korban menuju UGD RSSA Malang. Setelah itu, polisi langsung melakukan olah TKP serta mengamankan barang bukti. 
Kanit Laka Satlantas Polres Makota, Ipda Yuliana Plantika menyebut laporan masuk sekitar pukul 03.25. “Anggota meluncur untuk mengamankan situasi di TKP serta mencari keterangan dari saksi-saksi,” ungkap Tika, sapaan akrabnya. 
Korban segera dilarikan ke IRD RSSA untuk segera mendapatkan penanganan. Namun ketika dalam perjalanan menuju UGD, Masri dinyatakan meninggal dunia karena pendarahan dari luka di kepalanya cukup parah. 
Pengendara mobil diamankan oleh Unit Laka untuk dimintai keterangan. Dari laporan polisi, nama pengendara adalah Muhammad Suhartono, 56, warga Jalan Bromo, Kepanjen.  “Untuk pengemudi mobil Toyota Fortuner sudah kami amankan beserta barang buktinya, ” imbuh Tika. 
Sementara itu, pihaknya belum bisa berkomentar banyak terkait penyebab kecelakaan serta status pengendara mobil dalam kasus ini. Mantan Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Reskrim Polres Makota itu masih melakukan penyelidikan.
“Kasusnya masih akan kami selidiki lebih dalam. Pengemudi Toyota Fortuner tidak teridentifikasi terpengaruh alkohol. Dugaan sementara sang pengemudi mengalami kelelahan hingga akhirnya ia kehilangan konsentrasi dan mengakibatkan terjadinya kecelakaan tersebut,” tandasnya. (fin/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :