Balita Ngebruk Tenggelam


 
MALANG - Jangan biarkan anak bermain tanpa pengawasan. Peristiwa yang terjadi di Desa Ngebruk, Sumberpucung, pagi kemarin bisa menjadi pelajaran bagi orangtua. Seorang balita tewas, setelah tercebur ke dalam sungai saat bermain sendirian.
Korban yakni Antona Bintang Winata Putra, warga Jalan Kawi Sukun Metro, Kelurahan/Kecamatan Kepanjen. Korban yang berusia 4 tahun ini, ditemukan mengapung di atas sungai, saat diajak pamannya mertamu ke rumah saudaranya. Usai dievakuasi, jenazah langsung dibawa pulang ke rumah duka. 
“Korban meninggal dunia murni karena tenggelam. Pihak keluarga juga menolak dilakukan otopsi, dengan membuat surat pernyataan" ungkap Kanitreskrim Polsek Sumberpucung, Aiptu Nurrohman.
Informasinya, sekitar pukul 09.00, korban diajak oleh pamannya Moch Subhan, 32, pergi ke Desa Ngebruk. Tujuannya untuk menjenguk nenek korban. Namun sebelumnya, korban diajak bertamu ke rumah Galeh, saudaranya yang tak jauh dari rumah nenek korban.
Ketika pamannya berada di dalam rumah, korban pergi keluar untuk bermain. Sekitat tiga menit, pamannya curiga karena tidak melihat korban. Selanjutnya, dilakukan pencarian dengan mendatangi rumah neneknya.
Namun di rumah neneknya juga tidak ada. Baru beberapa menit kemudian, Sri Utami, ibu Galeh, yang mencari ke sungai melihat tubuh korban sudah terapung. Saksi lantas berteriak hingga didengar oleh Moch Subhan.
Tanpa pikir panjang, Subhan lantas turun ke Sungai Molek untuk mengangkat tubuh korban. Namun upayanya tidak membuatkan hasil, karena nyawa korban sudah tidak bernyawa.
“Kemungkinan korban sedang bermain lalu terjatuh ke sungai dan tidak ada warga yang mengetahui,” terang Nurrohman.
Warga sekitar yang mendengar kabar itu, langsung berdatangan. Sebagian warga yang menganggap kematiannya tidak wajar, melaporkan ke Polsek Sumberpucung. Karena pihak keluarga menolak otopsi, usai dievakuasi jenazah korban langsung dibawa pulang ke rumah duka. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :