Lampu Lalin Ditabrak Truk, Sabililah Macet

 
MALANG – Akibat ditabrak truk, lampu lalu lintas di pertigaan masjid Sabililah Jalan Ahmad Yani berhenti berfungsi. Kemacetan kendaraan pun tak bisa dihindarkan. Mulai hari Minggu hingga Senin (11/12), petugas Satlantas Polres Malang Kota (Makota) harus standby untuk memperlancar jalur Kawasan Tertib Lalin (KTL) ini.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Makota, Ipda Luhur Santoso menyebut polisi lalu lintas bekerja ekstra untuk mengendalikan kemacetan di area tersebut.
“Ada lampu lalu lintas yang mati, sehingga polisi harus kerja ekstra demi mengendalikan kemacetan. Lokasi ini adalah jalur utama Kota Malang, jalur protokol yang menampung kepadatan lalin,” kata Luhur kepada wartawan.
Dari pantauan di pertigaan Sabililah, yakni persimpangan Jalan Borobudur dan Jalan Ahmad Yani, enam petugas lantas Polres Makota dan dua Provost tampak sibuk mengatur lalu lintas tanpa bantuan traffic light. Secara manual, polisi berupaya mengurai kemacetan karena matinya traffic light.
Polisi menutup haluan dari Jalan Borobudur ke arah Carefour. Semua kendaraan dari arah Pasar Blimbing diarahkan ke utara demi menghindari simpul kemacetan. Tapi, pengendara roda dua memaksa berputar balik ke arah selatan, setelah melewati pertigaan PDAM Lama-Jalan LA Sucipto.
Situasi ini sudah berlangsung sejak hari Minggu pagi hingga Senin sore. Simpul kemacetan tertinggi yang harus diurai, terjadi pada hari Minggu, saat wisatawan dari luar kota, memutuskan pulang dan kembali ke daerahnya masing-masing. Jalur Jalan Borobudur maupun Jalan Ahmad Yani semakin macet.
Kerusakan traffic light, memang disebabkan oleh tabrakan. Hal ini diungkapkan Kabid Lalin Dishub Kota Malang, Agus Mulyadi saat diwawancarai wartawan.
“Ada truk yang menabrak tiang lampu lalu lintas, kejadian pada hari Minggu dini hari. Ini terekam kamera CCTV Dishub,” ungkap Agus.
Sembari mengawal petugas Dishub memperbaiki traffic light, Agus menyebut truk yang menabrak lampu lalin tersebut melarikan diri. Sehingga, pengendara truk tersebut melarikan diri dari tanggung jawab. Nomor plat dari kendaraan tersebut juga tidak jelas. Agus menyebut perbaikan sudah dilakukan. (fin/mar/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :