Fery Jadi Korban Tabrak Lari

 
MALANG – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Penjalinan, Kecamatan Gondanglegi, Minggu malam lalu. Pengendara motor Honda Scoopy N 2318 EEC, Fery Astriawan, 29 tahun, meregang nyawa setelah menjadi korban tabrak lari. Warga Jalan Murcoyo, Desa Gondanglegi Wetan, Gondanglegi ini, mengalami patah tulang tangan kanan serta luka serius di kepala.
Fery menghembuskan nafas saat dalam perawatan di RSUD Kanjuruhan Kepanjen. Sedangkan yang dibonceng, Hevy Noviana, 24, warga jalan Murcoyo, juga mengalami benturan di kepala serta patah tulang tangan kanan, dan menjalani perawatan di rumah sakit milik Pemkab Malang.
“Untuk kendaraan yang menabrak jenisnya apa, masih belum tahu. Sebab tidak ada saksi yang melihat. Kami masih menyelidiki kasus kecelakaan ini,” terang Kapos Laka Lantas Bululawang, Iptu RM Ganeth.
Peristiwa kecelakaan tersebut, terjadi sekitar pukul 19.00. Tepatnya di KM 10 – 11 Kepanjen – Turen. Berawal dari sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai Fery berboncengan dengan Hevy, melaju dari barat ke timur dengan kecepatan sedang. Sesampainya di lokasi, berusaha mendahului kendaraan R4 tak dikenal yang berjalan searah.
Ketika mendahului itu, Fery berhaluan ke kanan, hingga terjadi serempetan. Motor yang dikendaraipun langsung oleng ke kanan. Bersamaan dengan itu, dari arah berlawanan timur ke barat, juga melaju kendaraan R4 tak dikenal.
Karena jarak cukup dekat dan tidak bisa menghindari, akhirnya tabrakan pun terjadi. Motor Scoopy dan tubuh kedua pengendaranya, langsung terpental dan jatuh ke median jalan. Sementara mobil tak dikenal, lantas kabur dengan memanfaatkan situasi malam dan jalan yang sepi.
Warga sekitar yang mengetahui ada korban kecelakaan, langsung berdatangan. Karena kedua korban saat itu masih bernafas, warga lalu melarikan ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen. Sedangkan sebagian warga lainnya melaporkan ke Unit Laka Lantas Polres Malang.(agp/mar/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...