magista scarpe da calcio Kantor Capem Bank Mandiri Dampit Digarong


Kantor Capem Bank Mandiri Dampit Digarong


 
MALANG – Kantor Capem Bank Mandiri Jalan Semeru Selatan, Kecamatan Dampit, Minggu dini hari lalu digarong. Pelaku diperkirakan berjumlah dua orang. Mereka menjebol dinding, kemudian masuk dan mengambil uang tunai dalam brankas kecil sebesar Rp 12.4 juta.
Begitu berhasil menjarah uang, pelaku kabur lewat jalan semula menuju lahan kosong. Saat ini, kasus pencurian tersebut sedang dalam tahap penyelidikan Satreskrim Polres Malang dan Polsek Dampit. Polisi mengumpulkan sejumlah barang bukti dan keterangan beberapa saksi.
“Masih kami dalami kasusnya. Kami juga sudah membentuk tim untuk memburu pelakunya. Dari penyelidikan sementara pelaku berjumlah dua orang,” terang Kasatreskrim Polres Malang, AKP Azi Pratas Guspitu.
Informasi yang diperoleh, pelaku diperkirakan beraksi pada tengah malam. Mereka menjebol dinding belakang dengan menggunakan linggis. Setelah membuat lubang dinding berdiameter 37 sentimeter, pelaku langsung masuk ke dalam Bank.
“Sebetulnya ada petugas scurity yang berjaga. Namun tidak di dalam kantor Bank, melainkan di ATM depan kantor. Saksi mengatakan sama sekali tidak mendengar suara gaduh dalam kantor,” ujar Azi.
Begitu berhasil masuk, pelaku lalu memasukkan tangga kayu kecil. Tangga tersebut digunakan memanjat atap plafon untuk bisa masuk ke lantai dua. Mereka sedianya akan masuk ke dalam ruang teller di lantai dua melalui lubang plafon.
Tetapi karena terdapat terali besi, kedua pelaku akhirnya turun lagi. Selanjutnya mereka masuk ke dalam ruang teller, dengan merusak pintu. Di meja teller tersebut, pelaku mengobrak-abrik seluruh meja. Mereka menemukan empat brankas kecil yang kemudian dirusak.
Dari empat brankas tersebut, hanya dua brankas yang berisi uang. Masing-masing sekitar Rp 4 juta dan Rp 8 juta. Sedangkan untuk dua brankas kecil lainnya kosong. Tidak hanya itu, pelaku juga berusaha merusak brankas besar yang berisi uang, tetapi brankas tersebut gagal dirusak.
“Usai merusak brankas itu, mereka juga memecahkan pintu kaca tunggu. Mereka menganggap di ruang tunggu itu ada uang, padahal nyatanya sama sekali tidak ada hanya ruang tunggu saja,” tutur Azi.
Setelah berhasil mendapatkan barang yang diincar, pelaku langsung kabur lewat jalan semula, menuju lahan kosong. Mereka ini, bisa leluasa beraksi, karena di samping kiri kantor Capem Bank Mandiri ada gedung kosong, sebelah kanannya lahan kosong, Dealer Honda serta Alfamart.
Sedangkan untuk belakang kantor adalah lahan kosong. Pelaku juga diketahui sebagai pencuri profesional. Pasalnya, sama sekali tidak meninggalkan sidik jari di lokasi. Kemungkinan mereka memakai sarung tangan saat beraksi.
“Ada beberapa bukti alat yang digunakan pelaku untuk beraksi, kami temukan di sekitar lokasi,” ucapnya.
Diketahuinya aksi pencurian ini, berawal dari Harisko, security Bank Mandiri, Minggu pagi sekitar pukul 10.00, hendak menghidupkan genset. Ia kemudian membuka pintu kantor. Saat membuka itu, saksi curiga dengan cahaya yang masuk. Padahal kondisi lampu padam.
Ketika dicek itu, diketahui bahwa cahaya yang masuk adalah cahaya matarahi dari lubang pada dinding. Dan saat dicek di lantai dua, kondisi ruang teller berantakan serta pecahan pintu kaca bereserakan di lantai. Yakin bahwa Bank Mandiri tempat kerjanya dibobol, saksi lantas menghubungi seniornya. Selanjutnya melaporkan kepada pimpinan dan meneruskan ke polisi.
Dipimpin oleh Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, polisi lantas melakukan olah TKP. Sejumlah tempat dan sudut ruangan diperiksa dengan teliti. Termasuk mencari bukti di lahan kosong belakang kantor. Olah TKP selesai pada tengah malam.
“Saya sama sekali tidak mendengar suara gaduh. Karena lokasi saya di depan,” kata Harisko, kepada petugas.(agp/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :