magista scarpe da calcio Tunawisma meninggal disambar Pick Up


Tunawisma meninggal disambar Pick Up


MALANG – Selasa dini hari (12/12) kecelakaan terjadi di Jalan raya MT. Haryono hingga menyebabkan koran nyawa. Mobil pikap Mitsubhisi bernopol N 8623 GD yang dikendarai oleh Gayuh Sampurno, 25 tahun, warga Jalan Bylira No 224 RT 06 W 34 Kelurahan Tunggulwulung Kecamatan Lowokwaru menghantam tunawisma tanpa identitas yang sedang menyeberang.
Dari data yang dihimpun mobil pikap yang dikendarai oleh Gayuh berjalan dari arah timur menuju barat dengan kecepatan tinggi. Bersamaan dengan itu, seorang laki-laki tunawisma menyebrang dari arah utara ke selatan, Gayuh yang kurang berhati-hati akhirnya menghantam laki-laki tunawisma tersebut.
Penggguna jalan raya dan warga sekitar yang melihat hal tersebut segera menghampiri Gayuh dan tunawisma tersebut, mereka bermaksud untuk segera memberikan pertolongan pada tunawisma tersebut dan mengamankan Gayuh. Sementara itu warga yang lain segera menghubungi ambulan dan pihak kepolisisan.
“Saya melihat sendiri mobil itu berjalan dengan kencang lalu menabrak laki-laki yang sedang menyeberang,” papar Slamet penjual nasigoreng yang berada di kawasan Optik Internasional di kawasan sekitar. Ia juga mengungkapkan pecahnya kaca mobil dan bagian depan mobil yang juga penyok kedalam menandakan bahwa kendaraan berjalan diatas kecepatan 60km/jam.
Riska Amalia yang saat itu sedang membeli nasi goreng milik Slamet membenarkan ucapan Slamet saat dimintai keterangan oleh Malang Post. “Laki-laki itu sampai jatuh tersungkur dengan kepala dipenuhi darah,” ujarnya. Riska menjelaskan bahwa tunawisma tersebut masih sempat bergerak.
Selang beberapa saat, Unit Laka Satlantas Makota datang dan segera mengamankan lokasi. “Kami mendapatkan laporan sekitar pukul 03.30 WIB Selasa dini hari. Naggota kami segera turun untuk mengevakuasi korban dan melakukan olah TKP,” ujar Kanit Laka Satlantas Makota Ipda Yuliana Plantika.
 “Untuk pengemudi sudah kami amankan di Unit Laka Satlantas beserta barang buktinya,” imbuh  Tika sapaan akrabnya. Tika juga mengungkapkan bahwa sebelumnya korban masih sempat mendapatkan perawatan dari pihak RSSA namun saat pukul 06.30 WIB pihaknya mendapat konfirmasi bahwa tunawisma tersebut meninggal dunia. (mg1/mp)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top