Pelaku Gendam Terekam CCTV

 
MALANG - Nasib apes dialami Emilia Putri, warga Jalan Sawojajar Gang 19 RT 2 RW 4 Kelurahan Sawojajar, Kota Malang. Penjaga minimarket di kawasan Dirgantara dekat dengan SPBU Sawojajar ini menjadi korban gendam. Pelakunya seorang wanita yang datang ke tokonya Selasa (12/12) lalu. Pelaku gendam terekam CCTV yang ada di minimarket tersebut.
Febri, suami korban mengatakan awal mula kejadian sekitar pukul 14.00 WIB. Siang itu, datang seorang wanita yang memakai pakaian berwarna biru yang akan bebelanja ke tempatnya bekerja. Setelah masuk, pelaku gendam itu langsung menuju meja kasir.
“Saat itu itri saya bersama seorang temannya tiba-tiba didatangi oleh pelaku yang bermodus menukarkan uang senilai satu juta rupiah kepada istri saya. Dimana saat itu pelaku menaruh uangnya di dalam plastik yang terdiri dari pecahan uang receh dan uang kertas,” ujar Febri kepada wartawan.
Setelah memberikan bungkusan uangnya, lanjut Febri, pelaku lantas memberikan sebuah kertas yang berisi nomor HP pelaku. Ia mengatakan kalau uang yang ada di dalam kantong kurang bisa menghubungi nomor HP yang diberikannya.
Diungkapkan Febri, setelah istrinya menerima lembaran kertas berisi nomer HP tersebut, korban dan temannya seperti merasa sudah lama kenal dengan pelaku. Sehingga korban langsung menuruti permintaan pelaku untuk menukarkan uang Rp 1 juta tanpa menghitung terlebih dahulu.
"Usai transaksi penukaran uang itu, pelaku langsung pergi. Barulah istri saya menghitung uangnya. Namun ternyata saat menghitung uang yang berada dalam bungkusan tersebut uangnya hanya senilai Rp 400.000. Setelah sadar dengan kekurangan uang tersebut, istri saya langsung berusaha mencari pelaku diluar, namun pelaku sudah tidak diketahui jejaknya," bebernya.
Akibat dari kejadian tersebut ia dan istrinya berencana untuk melaporkan kejadian penipuan atau gendam ke pihak kepolisian. 
“Kita masih akan melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. Sehingga penipuan dengan modus gendam tersebut tidak terulang kembali,” katanya.  (eri/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...