Ibu Muda Tewas Misterius

 
MALANG - Seorang ibu muda Farkhanah, 30 tahun, meninggal dunia secara misterius, Rabu kemarin. Korban yang sesuai identitasnya beralamat di Jalan Semboja, Desa Cempokomulyo, Kepanjen ini, diduga mengalami overdosis. Namun untuk menguatkan penyebab kematiannya, jenazahnya dibawa ke kamar mayat RSSA Malang.
"Kami mintakan otopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya. Dugaan sementara memang overdosis, namun karena obat atau lainnya masih kami selidiki," jelas Kanitreskrim Polsek Ngajum, Ipda Bambang Wijanarko.
Diperoleh keterangan, sebelum meninggal dunia, korban ini sempat sekarat beberapa hari di rumah Siti Jubaidah, di Desa Ngasem, Ngajum. Siti adalah teman korban dan yang merawat anak korban sejak kecil. Sebelumnya korban juga tinggal di rumah Siti.
"Kalau identitas asli korban dimana masih belum tahu. Namun dulu pernah menikah dengan orang Kepanjen dan ditinggal meninggal. Makanya identitas KTP masih alamat Kepanjen," terang Bambang.
Selasa malam sekitar pukul 21.00, Siti melaporkan ke perangkat desa, yakni Kasun Ngasem, Muhammad Fakih, kalau di rumahnya ada orang sakit. Selanjutanya Muhammad Fakih menghubungi Kades Ngasem Sukarni dan melaporkan ke Polsek Ngajum. Kemudian bersama dengan bidan desa Kusmiarsih, datang ke rumah Siti untuk mengecek.
Diketahui saat itu kondisi korban sudah lemah dan tak sadarkan diri. Korban juga tidak bisa diberi minum ataupun makan. Karena kondisinya yang mengkhawatirkan, akhirnya pagi kemarin korban dilarikan ke Puskesmas Ngajum. Tetapi karena kondisinya koma dan tak sanggup, akhirnya dirujuk ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen. Namun dalam perjalanan nyawanya sudah tidak tertolong.
"Setelah kami mendapat laporan korban meninggal dunia, lantas jenazahnya kami bawa ke kamar mayat RSSA Malang untuk otopsi," ujarnya.
Sebab dalam keterangan Siti Jubaidah, sebelumnya korban sudah lama pergi dari rumahnya. Namun Sabtu (9/12) lalu, sekitar pukul 04.00 korban datang dengan diantarkan tiga orang laki-laki tak dikenal. Mereka mengendarai mobil Toyota Kijang Super warna hijau botol. Saat diantarkan kondisi korban juga sudah lemas dan tidak bisa jalan.
"Siapa tiga orang pria yang mengantarkan ini, masih kami dalami. Kami masih meminta keterangan beberapa saksi untuk mengungkap kasus kematian korban ini," tegasnya.(agp)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...