Kepergok Warga, Tinggal Barang Curian


 
MALANG - Pelarian Slamet Hariadi, 34, dari buruan polisi berakhir. Rabu (13/12) malam, warga Dusun Baran, Desa Putat Lor, Gondanglegi ini, berhasil dibekuk Unit Reskrim Polsek Gondanglegi. Ia pun harus meringkuk dalam terali besi.
Slamet ditangkap karena kasus pencurian. Korbannya Marjuki, 49, tetangganya sendiri. Sebagai barang buktinya polisi mengamankan sebuah cangkul, satu pasang sepatu bot dan satu tabung elpiji ukuran 3 kilogram.
“Tersangka kami tangkap di depan Pasar Gondanglegi. Untuk barang buktinya, kami amankan di sekitar lokasi karena ditinggalkan oleh tersangka,” ujar Kanitreskrim Polsek Gondanglegi, Ipda Heriyani.
Aksi pencurian yang dilakukan Slamet ini, terjadi pada 3 Desember lalu sekitar pukul 02.00. Tersangka masuk ke dalam rumah korban dengan cara melompat dinding belakang. Setelah itu masuk ke dalam ruang dapur.
Di dalam dapur itu, tersangka mengambil sebuah cangkul, sepatu boat dan satu tabu elpiji. Setelah itu, tersangka berusaha kabur lewat jalan semula.  Namun upayanya untuk membawa kabur barang hasil curian gagal. 
Pasalnya saat hendak keluar pagar, aksinya dipergoki oleh M Dicky Arianto dan Angga Saputra, tetangga korban. Kedua saksi ini, lantas berteriak maling. Takut tertangkap massa, tersangka Slamet yang kalut lantas kabur. 
Ia meninggalkan semua barang yang mau dicuri. Kedua saksi pun, lalu memberitahu korban kalau rumahnya telah disatroni maling. Korban yang tidak terima, kemudian melaporkan peristiwa pencurian itu ke Polsek Gondanglegi. 
Berdasarkan laporan itulah, polisi lalu mencari keberadaan Slamet, dan baru berhasil menangkapnya Rabu malam di depan Pasar Gondanglegi.
“Kami masih kembangkan kasusnya, apakah ada TKP pencurian lainnya,” jelas mantan Kanitreskrim Polsek Pakis ini. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...