Rebutan Warisan, Aniaya Saudara

 
MALANG - Gara-gara rebutan masalah warisan rumah, Sandy bin Semin, 47, warga Dusun Tlekung, Desa Sumberejo, Gedangan, harus berurusan dengan polisi.  Ia ditangkap Unit Reskrim Polsek Bantur, karena melakukan penganiayaan. 
Korbannya Siti Mariyam, 51, warga Dusun Wonogiri, Desa Wonokerto, Bantur, yang masih saudaranya sendiri. Sandy ditangkap di rumahnya, Rabu malam lalu. Karena kasusnya hanya penganiayaan ringan, usai diperiksa langsung dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kepanjen.
“Hanya penganiayaan ringan. Prosesnya cepat, sebab ancamannya hanya tindak pidana ringan. Hari ini tadi (kemarin, red) sudah proses sidang di Pengadilan Negeri Kepanjen," ujar Kanitreskrim Polsek Bantur, Ipda Sigit Hernadi.
Penganiayaan yang dilakukan Sandy, terjadi pada 25 Oktober lalu di dalam rumah korban. Saat itu, Sandy mendatangi rumah korban. Ia mengatakan kalau rumah yang ditempati oleh korban adalah milik istrinya.
Namun korban mengelak, dan mengatakan kalau rumah yang ditinggali adalah miliknya. Karena tidak ada yang saling mengalah, keduanya pun langsung terlibat cek-cok mulut. Saat pertengkaran terjadi, Sandy yang tersulut emosinya lantas mencekik leher korban.
Karena Siti berontak, Sandy langsung melepaskan tangannya, lalu pergi meninggalkan korban. Sementara, wanita yang tidak terima dengan kejadian yang dialaminya, memilih mengadukan ke Polsek Bantur. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...