Kejam! Bayi Tanpa Pakaian Dibuang


 
MALANG - Duh, lagi bayi tak berdosa dibuang. Kali ini terjadi di Desa Ngroto, Pujon. Bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan di samping rumah milik Kumasih, 54, warga Desa Ngroto RT24 RW11 dalam kondisi hidup, Kamis ()14/12 dini hari. Saat ditemukan, bayi tersebut dalam kondisi telanjang, lengkap dengan ari-arinya. Saat ini bayi dengan berat 2 kilogram serta panjang 43 centimeter ini menjalani perawatan di Poskesdes Ananda, Desa Ngroto, Pujon.
“Tidak lama setelah ditemukan, langsung dibawa ke sini untuk dirawat,” kata Bidan Desa Ngroto, Yunita Dwi Wulandari.  Dia menjelaskan, meski badannya kecil, bayi tersebut normal. Diperkirakan bayi tersebut lahir diusia lebih tujuh bulan kandungan.
“Kalau prematur di pori-pori kulitnya banyak ditumbuhi bulu. Tapi ini sudah bersih,” tambahnya. Dia juga menegaskan saat ditemukan bayi belum terkena hypotermia. Meskipun saat ditemukan, dia tak menggunakan pakaian. 
“Kemungkinan masih baru, sekitar 10 hingga 15 menit diletakkan. Itu sebabnya begitu sampai sini, bayi langsung kami bersihkan dan dihangatkan dengan minyak kayu putih. Diberi pakaian, lalu masuk inkubator,” tambahnya. 
Tapi demikian, Yunita menambahkan karena alat di Poskesdes minim, bayi perempuan ini segera dirujuk ke Puskesmas Ngantang.
“Kita tidak tahu apakah ada kelainan atau tidak. Sejauh ini memang tidak ditemukan kelainan,” ungkap bidan ini. 
Kabar penemuan bayi perempuan ini juga mengundang simpati warga. Mereka pun berbondong-bondong mendatangi Poskesdes. Tidak sekadar melihat, beberapa diantaranya juga berniat mengadopsi.
“Banyak yang datang dan ingin mengadopsi,” kata Yunita. 
Dia juga menyebutkan, peristiwa penemuan bayi ini juga telah dilaporkan ke Polsek Pujon.
“Muspika Pujon termasuk dari jajaran kepolisian sudah datang melihat kondisi bayi, dan meminta keterangan Bu Sih, orang yang menemukan,” tandas wanita ini.
Informasi yang dihimpun Malang Post, bayi tersebut kali pertama ditemukan oleh Kumasih. Sekitar pukul 00.15, dia yang tidur lelap tiba-tiba terjaga saat mendengar suara di samping rumahnya. 
“Tadinya saya mengira itu suara kucing, tapi kok tidak berhenti-berhenti,” tuturnya.
Dia lalu keluar rumahnya untuk mengecek suara tersebut di samping rumah. Kumasih pun kaget karena begitu sampai di samping rumahnya, dia melihat bayi mungil yang sedang menangis. Bayi tersebut berada di lantai samping rumahnya tanpa sehelai kain. 
Tubuhnya hanya ditutupi kain pel.
“Saya kaget, dan langsung minta tolong warga,” kata Kumasih yang menyebutkan kain pel yang menyelimuti bayi adalah kain pel miliknya, dan sebelumnya dijemur di samping rumah.
Warga pun berdatangan saat itu. Ada warga yang melapor ke polisi, sementara Kumasih dan warga lainnya membawa ke Poskesdes Ananda. Kumasih tak tahu siapa yang membuang bayi itu. Dia juga tak melihat sosok bayangan orang lain di sekitar rumahnya. (ira/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...