Terpeleset, Terlindas Elf

 
MALANG – Hati-hati bila sedang melintas di jalanan licin. Jika tidak, maka nasib Putri Rahayu, 22 tahun warga Muharto RT 07 RW 07 Kotalama Kedungkandang akan terulang. Saat melintas di Jalan Ki Ageng Gribig depan MI Nurul Huda 1 Malang Kamis (14/12) malam lalu, Putri terpeleset jalanan yang baru saja diguyur hujan dan terlindas Isuzu Elf.
Dari keterangan yang dihimpun, Putri sedang mengendarai motor Honda Vario 125 N 2853 GT sendirian dari arah Muharto menuju utara. Pada arah yang sama, ada mobil travel Isuzu Elf N 7558 D yang dikendarai oleh Syaiful Eko 31 tahun warga Dampit. Syaiful membawa enam penumpang dari Lumajang menuju Kota Batu.
Sekitar pukul 19.15 WIB, cuaca hujan membuat jalanan di sekitar Ki Ageng Gribig licin. Putri, berupaya mendahului mobil elf yang ada di depannya. Setelah mengambil haluan kanan, Putri tiba-tiba ragu dan mengerem mendadak.
Akibatnya, motor yang dikendarainya oleng. Putri terpelanting ke kiri, sedangkan motornya terjatuh ke kanan. Putri terjatuh ke kolong mobil dan ikut terseret sejauh kurang lebih 3 meter sebelum akhirnya Syaiful menghentikan laju kendaraannya. 
“Tiba-tiba saja saya mendengar bruak, dan ada suara orang minta tolong dari bawah. Saat berhenti, saya cari ternyata ada orang berteriak-teriak minta tolong di ban depan sebelah kanan,” kata Syaiful kepada Malang Post, Kamis malam lalu.
Sukarni, warga Batu, penumpang mobil travel juga mendengarkan hal yang sama. Setelah bunyi tabrakan, dia mendengar ada suara wanita menangis dan meminta pertolongan. Dia langsung berbicara kepada Syaiful agar mobil dihentikan. Setelah mobil berhenti, Sukarni masih belum melihat di mana letak korban yang meminta tolong.
“Setelah kita turun, ternyata ada wanita di bawah kolong mobil, dia teriak sambil menangis,” ungkap Sukarni. Dia menyebut bahwa mobil yang ditumpanginya baru saja pulang dari acara mantenan di Lumajang sebelum akhirnya pulang ke Batu.
Sementara itu, saksi mata lainnya, Yessica 20 tahun warga Ki Ageng Gribig, menyebut tidak mendengar ada suara rem berhenti mendadak saat suara tabrakan terjadi.
“Tahu-tahu saya hanya melihat ada sepeda motor yang tergeletak di tengah jalan, serta rame-rame ini,” jelasnya kepada petugas.
Putri yang terkapar tak berdaya di bawah mobil hanya bisa memelas meminta tolong warga sekitar. Dia langsung dikeluarkan dari kolong kendaraan. Warga juga menelepon Bhabinkamtibmas, Polsek Kedungkandang serta Unit Laka Satlantas Polres Makota yang tiba di lokasi sesaat setelah menerima laporan.
Putri dibawa ke RSSA Malang untuk menjalani perawatan. Kepada petugas, Putri mengakui bahwa dia mengerem mendadak. Saat hendak menyalip kendaraan elf dari haluan kanan, dia mengaku melihat ada penampakan yang menggoda serta mengganggu pengelihatannya.
“Saya langsung rem mendadak karena lihat ada penampakan, tapi akhirnya jatuh dan masuk ke kolong mobil,” tuturnya saat berada di RSSA Malang.
Kanit Laka Satlantas Polres Makota, Ipda Yuliana Plantika menyebut paska kecelakaan, kendaraan korban maupun elf dibawa ke Unit Laka untuk diamankan sementara. Polisi juga meminta sopir datang ke kantor Unit Laka Jalan Dr Cipto untuk dimintai keterangan. Tika, sapaan akrabnya, meminta warga Kota Malang untuk berhati-hati saat berkendara terutama dalam kondisi jalanan licin paska hujan.(fin)

Berita Terkait

Berita Lainnya :