Keluar Penjara Bobol Warung Tetangga

 
MALANG - Kecil-kecil cabe rawit. Meski sudah pernah menjalani hukuman, namun Muhammad Septian Nurrohman, 17 tahun, warga Desa Jatiguwi, Sumberpucung, tidak pernah kapok. Faktanya, baru beberapa pekan bebas dari dalam penjara, ia harus berurusan lagi dengan polisi.
Septian diamankan Unit Reskrim Polsek Sumberpucung karena kasus pencurian. Ia membobol rumah sekaligus toko milik Sri Hartatik, 50 tahun, tetangganya sendiri. Tersangka mengambil puluhan pak rokok berbagai jenis serta uang tunai Rp 450.000.
“Sebelumnya tersangka ini sudah pernah dipenjara karena mencuri laptop. Ia baru saja bebas dari LP Lowokwaru Malang,” ungkap Kapolsek Sumberpucung, AKP Sri Widyaningsih. Aksi pencurian yang dilakukan Septian terjadi Kamis (14/12) dini hari. 
Ia masuk ke dalam toko milik korban dengan cara melompat pagar. Kemudian naik ke atas atap, membuka genting dan menjebol plafon toko. Setelah berada di dalam, tersangka kemudian mengambil beberapa pak rokok dan uang tunai. 
Begitu barang yang dijarah dirasa cukup, tersangka lantas kabur lewat jalan semula. Korban baru mengetahui kalau tokonya dibobol, pagi harinya. Melihat kondisi toko berantakan dan plafon jebol, korban yang yakin telah dimasuki maling lantas melaporkan ke petugas Polsek Sumberpucung.
Berdasarkan laporan itulah, polisi lantas menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Hasilnya ada petunjuk yang mengarah pada tersangka, hingga ditangkap di rumahnya, beserta dengan barang buktinya.
“Karena usianya masih di bawah umur, kami limpahkan ke UPPA Polres Malang," jelasnya.
Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku nekat mencuri karena kepepet butuh uang.
"Rokoknya akan saya jual untuk bayar hutang," tutur tersangka Muhammad Septian Nurrohman kepada penyidik. (agp/mar/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :