Bus Medali Mas Terpelosok

 
MALANG – Bus Medali Mas terperosok selokan, di Jalan Raden Panji Suroso, Plaosan, Blimbing, Sabtu (16/12). Akibatnya, jalan tersebut macet karena bus berhenti di posisi melintang di tengah jalan. Polsek Blimbing dan relawan berjibaku mengatur lalu lintas saat pemilik bus merek Mercedes Benz nopol N 7431 UA ini berupaya mengangkat kendaraan dari selokan pinggir jalan itu.
Dari keterangan saksi mata, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Yoseph, 26 tahun warga Pulosari 5 Plaosan menyebut bus tersebut awalnya melintas dari arah selatan ke utara.“Tapi, jalur di daerah depan Plaza Araya sampai Arjosari itu macet, sehingga bus berupaya putar balik,” kata Yoseph kepada Malang Post, Sabtu (16/12) sore.
Akhirnya, bus tersebut memilih berhenti di depan cucian mobil di Jalan Raden Panji Suroso, sebelah kampus STIKMA. Sopir bus Anwar 49 tahun asal Surabaya mencoba putar balik dengan memundurkan kendaraannya ke halaman cucian mobil. Dia harus mengambil dua kali haluan untuk putar balik.
Pada haluan pertama, bus tersebut berhasil bergerak ke arah timur. Dengan satu kali haluan lagi, dia bisa putar balik ke selatan. 
“Pada haluan kedua, ban kendaraan bus itu ambles. Penutup selokannya pecah sehingga bus terperosok. Karena posisinya masih melintang, busnya juga malang-malang di tengah jalan,” kata Yoseph.
Petugas Polsek Blimbing yang datang ke lokasi setelah menerima laporan dibuat pusing oleh bus Medali Mas ini. Pasalnya, jalur tersebut adalah jalur padat kendaraan terutama saat akhir pekan. Bersama anggotanya, Panit Lantas Polsek Blimbing, Iptu Suyono berupaya mengatur jalur agar tidak sampai deadlock.
“Kita terapkan jalur buka tutup, supaya kendaraan bisa terus mengalir,” jelas Suyono kepada wartawan kemarin. 
Meski demikian, dampak bus melintang ini sangat kritis terhadap jalanan di daerah Blimbing. Jalur yang tidak lancar, memaksa kendaraan-kendaraan untuk bergerak pelan. Penumpukan kendaraan sudah terjadi di daerah Arjosari.
Arus dari utara yang berupaya lewat Plaosan tersumbat macet di flyover Ahmad Yani. Sedangkan, kendaraan dari arah selatan yakni Jalan SP Sudarmo dan Jalan Bengawan Solo juga ikut terpengaruh. Menurut Suyono, laporan petugas di pos lantas menyebut kepadatan mengular sepanjang dua kilometer.
“Kami meminta pemilik kendaraan bus Medali Mas, untuk mendatangkan forklift. Karena, sudah dilakukan upaya menarik dengan kendaraan besar lain, tapi tidak berhasil karena bagian belakang bus terlalu pendek,” jelas Suyono.(fin/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...