Preman Kampung Dibekuk

 
MALANG - Setahun lebih menjadi buronan polisi, Saderi, 35 tahun, warga Jalan Sumber Mlaten, Desa Kalirejo, Lawang, akhirnya berhasil dibekuk Unit Reskrim Polsek Lawang, kemarin. Preman kampung ini, ditahan atas tuduhan penganiayaan. Dengan senjata tajam, ia menganiaya dan menantang warga Desa Ketindan, Lawang. Saderi dibekuk petugas di rumahnya, setelah ada informasi kepulangannya. Selama kabur, ia bersembunyi dengan bekerja di sebuah proyek di wilayah Surabaya.
"Ketika kami tangkap, tersangka sedang tiduran di rumahnya. Ia mengakui aksi penganiayaan yang dilakukan setahun lalu," ungkap Kanitreskrim Polsek Lawang, Iptu Hadi Puspito.
Aksi penganiayaan yang dilakukan Saderi, terjadi pada 17 April 2016 lalu. Korbannya ada tiga orang, dua diantaranya adalah Hendy Loko Furu Adi, 19 tahun, warga Jalan Ketindan, Lawang. Dan Figo Valentino, 42 tahun, warga Jalan Indrokilo, Desa Bedali, Lawang.
Ceritanya, sebelum menganiaya tiga orang korban, tersangka yang membawa motor berhenti di pinggir jalan. Ia mencari gara-gara dengan menghadang beberapa pengendara motor. Tanpa sebab yang jelas, tersangka memukuli pengendara motor.
"Saat memukuli pengendara yang melintas itu, warga sekitar langsung melerai. Korban yang dipukul diminta pergi, begitu juga dengan tersangka diminta untuk pergi," jelas Hadi Puspito.
Tersangka pun pergi dan pulang ke rumahnya. Ia mengambil sebilah senjata tajam, lalu kembali ke Desa Ketindan Lawang. Berlaga sok jagoan, tersangka menghampiri ketiga korban yang saat itu sedang rapat kegiatan jalan sehat, di depan Kantor Desa.
Sembari menenteng sajam, ia berpura-pura menanyakan nama seseorang. Namun karena tidak kenal, dijawab tidak tahu oleh warga. Hal itu lantas membuat tersangka marah dengan menyabetkan sajam ke arah warga. Sabetan itu, mengenai ketiga korban. Ada yang mengalami luka robek di bibir, kepala dan tangan. Tersangka juga menantang warga duel, jika ada yang tidak terima dengan aksinya.
Karena tidak ingin permasalahan bertambah panjang dan banyak korban, warga memilih menghindar. Para korban saat itu melaporkan ke Polsek Lawang. Sedangkan tersangka usai menganiaya langsung kabur. Baru Sabtu (16/12) saat diketahui pulang ke rumahnya, petugas langsung menangkapnya. 
"Selain penganiayaan, tersangka sebulan lalu juga melakukan pencurian dengan membobol rumah warga. Saat ini masih kami dalami dan kembangkan, karena di rumahnya juga kami temukan barang bukti," terang mantan Kanitreskrim Polsek Singosari ini.(agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :