Prioritas Tangani Kasus Narkoba

 
MALANG - Undang-undang anti narkoba terus digalakkan oleh para penegak hukum. Kejaksaan Negeri Malang baru saja menjebloskan budak narkoba, Riky Sukmana, 39, warga Jalan Werkudoro Malang setelah terbukti menguasai SS. 
Hakim PN Malang, mengganjarnya dengan 5 tahun 6 bulan penjara. Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Malang, Purwanto Joko Irianto menegaskan pemberantasan narkoba tetap menjadi prioritas. 
“Kita berupaya mengikis agar jaringan narkotika di Kota Malang dengan memberi sanksi pidana seadil-adilnya. Dakwaan kita berbanding lurus dengan barang bukti yang kedapatan dibawa oleh terdakwa,” kata Joko, sapaan akrabnya.
Riky Sukmana yang kesehariannya adalah wiraswasta di bidang bengkel audio mobil, ditangkap setelah kedapatan membawa kristal meth seberat bersih 0,82 gram. Dia bertransaksi dengan Irfan di depan pos satpam Hotel Mandala Puri, Jalan Panglima Sudirman Kota Malang.
Pemuda ini sudah kali kedua bertransaksi dengan pengedar Irfan ini. Sehingga, mudah bagi dia untuk berkomunikasi langsung. Setelah mentransfer uang Rp 1,2 juta, Riky menerima instruksi mengambil SS yang sudah diranjau. 
Dia pulang ke arah rumahnya, sebelum dihentikan oleh petugas dan ditangkap. Dalam pengakuannya, dia tidak mengedarkan SS yang sudah dibelinya. Riky membeli barang haram itu untuk dikonsumsi sendiri. 
Kendati mengaku tidak mengedarkan narkoba tersebut, hakim PN Malang Dina Pelita Asmara SH MH tetap menyebut Riky bersalah karena sudah terbukti melanggar pasal 112 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. (fin/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :