Ibu Muda Ditemukan Tewas di Hotel

 
MALANG - Seorang ibu muda ditemukan meninggal dunia dalam kamar Hotel Gaya Baru, Jalan Dr. Wahidin, Kelurahan Kalirejo, Lawang, kemarin pagi. Korban diketahui bernama Susiati, 32 tahun, Desa Turirejo, Lawang. Apa penyebab kematiannya, masih misterius.
"Masih kami selidiki penyebab kematiannya. Kami masih meminta keterangan saksi-saksi," ujar Kapolsek Lawang, Kompol Gaguk Sulistyo.
Informasi yang diperoleh, Minggu malam sekitar pukul 23.30 korban diketahui check in bersama dengan seorang laki-laki tak dikenal. Mereka kemudian masuk dalam kamar 20 di lantai dua. Selama semalam, keduanya sama sekali tidak keluar.
Baru Senin pagi kemarin, pukul 08.00 saksi Suwardi, petugas hotel mengetuk pintu kamar. Suwardi mengatakan kalau waktunya check out. Namun pria yang bersama korban, meminta tambahan waktu dan langsung membayar.
Selang beberapa menit kemudian, pria misterius itu pamitan pergi untuk membeli makan. Tak lama kemudian, datang lagi. Ia lalu terlihat seperti orang bingung dengan menghubungi seseorang lewat telepon.
Tak lama setelah telepon, datang teman laki-lakinya diantarkan tukang ojek. Kemudian keduanya naik ke kamar di lantai dua. Hanya sebentar, lalu temannya pergi naik ojek.
Sementara teman pria korban, pergi dengan berpamitan membeli pulsa. Namun sampai lama tidak kembali. Akhirnya petugas hotel yang curiga, mencoba mengecek ke dalam kamar. Saat itulah diketahui kalau korban tidak bernyawa dengan posisi terlentang di atas tempat tidur.
Petugas hotel pun, seketika melaporkan ke Polsek Lawang. Polisi cepat datang untuk melakukan olah TKP dan evakuasi tubuh korban. Karena awalnya tidak ada identitas, jenazah selanjutnya dibawa ke kamar mayat RSSA Malang.
"Ada beberapa makanan dan botol minuman yang kami temukan dalam kamar. Tetapi untuk penyebab kematiannya masih kami selidiki dan dalami," tegas Gaguk.
Sementara itu, Decco Purnomo, suami korban meminta jenazah istrinya untuk diotopsi. Ia ingin mengetahui apa penyebab kematiannya. Jika memang tidak wajar, ia beharap polisi bisa mengusut kematiannya.
"Saya akan terus mengawal kasus kematian istri. Kalau memang ada kejanggalan, saya serahkan ke polisi untuk proses penyelidikannya," tutur Decco, saat ditemui di kamar mayat RSSA Malang.
Ia mengatakan, hubungan antara dirinya dengan Susiati masih suami istri sah. Meski keduanya sudah pisah ranjang sejak beberapa bulan lalu. Decco pulang ke rumahnya di Pasuruan dengan anak semata wayang, sedangkan korban Susiati tinggal di rumahnya di Desa Turirejo, Lawang.
"Selama ini memang jarang komunikasi. Saya terakhir kali bertemu hari Minggu pagi saat mengambil tempat makan anak saya yang tertinggal di rumah istri," ungkapnya.
Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban Minggu sore pergi dari rumah."Pergi sejak Minggu sore. Tetapi pergi kemana tidak tahu, karena tidak pernah bilang," kata Ribut, kakak kandung korban yang dibenarkan oleh Decco.(agp/jon)
 

Berita Lainnya :