Pembunuh Zainuddin Cemas Tuntutan


MALANG – Pembunuhan berencana yang terjadi di sungai Rolak Kedungkandang masih menantikan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur. Tiga tersangka dewasa, yakni Yani Dedik Saputra, 21, warga Kalisari Wonokoyo, M Taufik, 19, warga Kalianyar, Wonokoyo dan M Mas’ud, 26, warga Jalan Muharto, harap-harap cemas menunggu Rencana Tuntutan (Rentut) Kejati Jatim.
Jaksa Penuntut Umum Kejari Malang, Samsul A Sahubawa menegaskan pihaknya pun masih menunggu Kejati. “Kita masih menunggu Rentut dari Kejati. Kalau itu turun baru bisa pembacaan tuntutan kepada tiga terdakwa,” kata Samsul ditemui di PN Malang.
Dia berduet dengan jaksa Wanto Hariyono untuk mendakwa tiga tersangka yang ikut menghabisi nyawa Zainuddin, 21, di kebun dekat sungai Rolak. Kejari Malang menunggu rentut dari Kejati Jatim, karena kasus pembunuhan Rolak ini menyita perhatian masyarakat yang bergidik dengan cara pembunuhan korban.
Keluarga korban pun sering datang ke sidang para terdakwa, untuk menuntut keadilan bagi Zainuddin yang tewas dengan leher tergorok dan luka-luka di seluruh tubuhnya. Syarat rentut sendiri adalah kasus tersebut menyita perhatian publik. Samsul sendiri belum membeberkan apa tuntutannya bagi tiga terdakwa dewasa.
Apakah para terdakwa dikenai hukuman seumur hidup atau hukuman mati, Samsul masih menyebut hal tersebut ditentukan Kejagung. Sementara itu, Kajari Malang, Purwanto Joko Irianto SH mengatakan kasus pembunuhan Rolak ini sudah bisa terbaca setelah hakim memutuskan tiga terdakwa usia di bawah umur, dikenai penjara 10 tahun.
“Kalau yang tiga terdakwa di bawah umur kena vonis 10 tahun, ya itu karena anak-anak divonis separuh dari hukuman orang dewasa. Sehingga, bisa dihitung sendiri nanti yang dewasa akan kena berapa,” tandas Joko ditemui di kantornya. (fin/mar/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :