Layani Pembeli, Penjudi Kupon Putih Diciduk


MALANG - Perjudian jenis kupon putih, ternyata masih beredar di wilayah Kabupaten Malang. Awal pekan lalu, Unit Reskrim Polsek menangkap seorang pengecernya. Tersangkanya Kabul, 52 tahun, warga Dusun Lowokjati, Desa Baturetno, Singosari.
Kabul diringkus petugas di rumahnya. Saat itu, ia baru saja melayani penomboknya. Dari tangannya polisi menyita satu bendel kupon, selembar kerta rekapan, sebuah HP berisi nomor tombokan, buku tafsir mimpi dan uang tunai sebesar Rp 72 ribu.
"Semua barang bukti tersebut kami temukan di atas meja ruang tamu rumahnya. Ketika kami amankan, tersangka juga sedang merekap nomor tombokan," jelas Kanitreskrim Polsek Singosari, Iptu Supriyono.
Penangkapan Kabul ini, menurutnya berawal dari informasi masyarakat. Warga resah dengan maraknya judi kupon putih di wilayahnya. Berdasarkan keluhan tersebut, polisi lantas menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan.
Hasilnya diketahui bahwa yang mengecerkan judi kupon putih adalah Kabul. Akhirnya tanpa menunggu waktu lama, polisi langsung menggrebek rumahnya. Alhasil, Kabul pun saat itu baru saja melayani seorang penombok.
Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku sudah tujuh bulan ini menjadi pengecer judi kupon putih. Setiap kali bukaan, omset yang didapat sekitar Rp 500 ribu. Ia mendapatkan komisi sebesar 20 persen dari hasil penjualan kupon putih.
"Pengakuannya hasil jualan kupon putih tersebut, disetorkan kepada seorang pengepul asal Singosari. Saat ini, kami masih mengembangkan kasusnya untuk memburu pengepul dan bandarnya," ungkap mantan KBO Reskrim Polres Malang ini.
Sementara, tersangka Kabul beralasan nekat mengecerkan judi kupon putih karena tidak ada pekerjaan tetap. "Hasilnya lumayan bisa untuk membeli rokok dan tambahan mencukupi kebutuhan hidup," tutur tersangka Kabul.(agp/mar/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :