GL Max Vs Tiger, Tiga Orang Terkapar


 
MALANG - Dua sepeda motor terlibat kecelakaan di Jalan Letjen S Parman Malang, Rabu (20/12). Kecelakaan diakibatkan Honda GL Max, N 4513 CW yang dikemudikan Ahmad Syafii, 67, bersama Sugiarti, 67, istrinya berjalan melawan arus.
Buntutnya, warga Jalan Letjen S Parman Gang II Malang ini dan menabrak Honda Tiger, N 3362 JQ yang dikendarai Karim Sanda Susanto, 24, asal Dusun Kebonsari, Desa Ngebruk, Sumberpucung. Kanit Laka Lantas Polres Malang Kota (Makota), Ipda Yuliana Plantika mengatakan, kecelakaan itu dikarenakan lalainya pengemudi sepeda Honda GL Max yang menjalankan motornya. 
“Penyebab kecelakaan diduga pengemudi bernama Ahmad Syafii dengan istrinya yang hendak belanja ke pasar Gadang tidak berhenti terlebih dahulu untuk menoleh kanan kiri saat akan menyeberang,” tuturnya. 
“Sehingga saat melawan arus tersebut tidak diketahuinya ada pengemudi lain dari arah Selatan ke Utara,” ujar Yuliana.
Ia menjelaskan lebih lanjut, saat akan menyebrang memang keuda pasutri tersebut berjalan pelan. Namun karena tidak menoleh saat menyeberang jalan datang sepeda motor yang dikemudikan Karim yang berakibat kecelakaan antara keduanya tidak terhindarkan.
“Diduga Karim tidak siap sehingga terjadi kecelakaan cukup parah,” terang mantan Kanit PPA Polres Makota ini.
Akibatnya dari kecelakaan tersebut bagian depan kedua sepeda motor rusak parah. Sementara Ahmad Syafii mengalami luka pada bagian kepala belakang sobek dan tangan kanan memar dan istrinya luka lecet pada kedua kakinya. 
Sedangkan  Karim hanya mengalami luka memar pada pinggang. Ketiga korban dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang, sementara polisi akan melakukan penyelidikan lebih lanjut penyebab utama kecelakaan ini. (eri/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :