magista scarpe da calcio Bela Teman Malah Masuk Penjara


Bela Teman Malah Masuk Penjara

 
MALANG - Niatnya membela teman, namun Arifin, 22, harus berurusan dengan polisi. Warga Dusun Krajan, Desa Karangsari, Bantur ini, Selasa (19/12) lalu dibekuk Unit Reskrim Polsek Bantur karena kasus penganiayaan dan pengancaman. 
Korbannya yakni Zahrotul Nadiah, 17, warga Dusun Krajan, Desa Karangsari, Bantur dan Rizky Alfian, 19, warga Dusun Sumbernongko, Desa/Kecamatan Pagak. Nadia, sapaannya ditampar dan kepalanya dibenturkan pada dinding berulangkali hingga mengakibatkan tak sadarkan diri. Sedangkan Rizky, dipukuli di bagian wajah serta kepala. Rizky juga diancam akan dibunuh dengan senjata tajam jenis pisau, yang dibawa oleh tersangka. 
“Permasalahannya tersangka tidak terima melihat Nadia dibonceng laki-laki lain,” jelas Kanitreskrim Polsek Bantur, Ipda Sigit Hernadi.
Alasannya karena Nadia adalah calon istri temannya.  Diperoleh keterangan, aksi penganiayaan terjadi pada 19 Nopember lalu sekitar pukul 14.00, di jalan Dusun Krajan, Desa Karangsari, Bantur. 
Saat itu kedua korban berboncengan sepeda motor melintas di lokasi. Rizky, sebagai teman Nadia saat itu hendak mengantarkan pulang. Namun ketika melintas di lokasi, mereka dihadang oleh tersangka. Tersangka melihat Nadia dibonceng oleh Rizky. 
Meski sudah dijelaskan bahwa mereka hanya berteman, namun tersangka tetap tidak terima hingga mengakibatkan cek-cok mulut. Ketika perang mulut itulah, tersangka naik pitam. Ia menampar wajah Nadia, kemudian menarik rambutnya dan membenturkan ke dinding berulang kali hingga tak sadarkan diri. 
Rizky yang melihat berusaha melerai, namun malah dipukuli dan diancam dengan sebilah pisau. Penganiayaan baru berakhir setelah warga datang melerai. Tersangka memilih kabur, sedangkan korban langsung ditolong dengan dibawa ke RS Wava Husada Kepanjen.
Setelah Nadia sudah sehat, keluarga yang tidak terima lantas melaporkan ke Polsek Bantur. Berdasarkan laporan itulah, polisi lalu menindaklanjuti dengan menangkap tersangka di rumahnya beserta dengan barang bukti sebilah pisau. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang