Ungkap 602 Kasus

 
MALANG – Polres Malang dan Polsek jajaran panen tangkapan selama Operasi Sikat II Semeru 2017. Selama sepuluh hari, berhasil mengungkap 602 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 719 orang. 87 orang diantaranya proses penegakkan hukum (ditahan, red), sedangkan sisanya 632 orang hanya ditindak pidana ringan (tipiring) serta pembinaan.
Kemarin, seluruh hasil ungkap kasus yang digelar mulai tanggal 11 sampai 20 Desember ini, dipamerkan. Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, mengatakan Operasi Sikat II Semeru 2017 tersebut, dilakukan untuk meningkatkan sekaligus memberikan kenyamanan masyarakat Kabupaten Malang, saat perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Total ada 719 orang yang kami amankan dalam Operasi Sikat II Semeru 2017. 87 orang sudah kami jadikan tersangka, lainnya kami tipiring dan pembinaan. Dibina dalam artian, seperti preman atau pengamen yang meresahkan,” ungkap Yade Setiawan Ujung.
“Dalam pembinaan, Satbinmas Polres Malang juga memberikan penyuluhan kepada mereka supaya tidak lagi mengganggu ketertiban umum. Penjual minuman keras, kebanyakan kami tipiring. Tetapi ada satu pembuat miras yang kami jadikan tersangka dan ditahan,” sambung perwira dengan dua melati ini.
Dari 719 orang tersebut, lanjutnya yang mendominasi adalah kasus premanisme, minuman keras, pencurian dengan pemberatan (curat) serta narkotika.“Hasil ungkap ini, ada peningkatan dari giat Operasi Sikat sebelumnya. Kegiatan ini, dalam rangka meningkatkan keamanan menjelang Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.
Dikatakannya, Operasi Sikat II Semeru 2017 ini, sasarannya adalah pencurian pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), curanmor, senjata tajam (sajam), senjata api dan bahan peledak, minuman keras (miras), preman dan premanisme serta narkotika.
Rinciannya, untuk curat ada 30 kasus dengan 46 tersangka. Curas ada 3 kasus dengan 3 tersangka. Curanmor ada 16 kasus dengan 8 tersangka. Sajam ada 7 kasus dengan 7 tersangka. Miras ada  98 kasus dengan 101 tersangka. Preman dan premanisme ada 40 kasus dengan 531 tersangka. Dan Narkotika ada 21 kasus dengan 23 tersangka.
Barang bukti yang diamankan pun, dari setiap kasus juga berbeda. Selain, HP, uang, laptop dan sepeda motor ada juga sajam serta ribuan botol minuman keras berbagai merek dan jenis. Tersangka mengamankan 2630 butir pil koplo jenis dobel L, tujuh poket sabu-sabu serta peralatan alat hisap.
“Kegiatan seperti ini (Operasi Sikat) akan terus kami lakukan dalam beberapa tahap. Ini untuk memberikan kenyamanan dan keamanan kepada masyarakat. Sekaligus menjaga wilayah Kabupaten Malang supaya tetap stabil dan kondusif,” paparnya.(agp/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :