Nanik Hadirkan Dua Ahli Meringankan

 
MALANG - Terdakwa kasus dugaan penggelapan dalam jabatan, Nanik Indrawati alias Suparmie, 53, warga Pondok Blimbing Indah Malang, menjalani sidang keterangan ahli di PN Malang. Dia menghadirkan Dr H Teguh Suratman SH, MS, dosen FH Unmer yang juga pakar hukum pidana serta Desirre Muntu MM, ahli akuntan untuk membela Nanik dalam kasus penggelapan Rp 2 miliar di PT Sapta Tunggal Surya Abadi (STSA).
Dua ahli tersebut hadir sebagai pihak yang dihadirkan dan meringankan Nanik. Dua pakar ini menyampaikan pendapat profesionalnya di hadapan hakim yang diketuai Isnurul Syamsul Arif SH dan JPU Suhartono SH. 
Dalam keterangannya, Desirre menyebut kejadian keuangan di perusahaan, selalu ada SOP. Namun, jika SOP tak diatur dalam perusahaan, maka kebiasaan yang dilakukan secara berulang dalam kegiatan keuangan, menjadi kebijakan yang diterima dalam perusahaan.
Desirre juga menyebut posisi tertinggi dalam perusahaan adalah penanggungjawab tata keuangan secara keseluruhan. Sementara, Teguh mengatakan harus ada dua alat bukti yang kuat dan meyakinkan sebelum hakim menjatuhkan vonis kepada terdakwa. 
Menuruntya, hakim juga perlu meyakinkan dalam keputusannya saat membacakan vonisnya. Gunadi Handoko, SH, kuasa hukum Nanik mengapresiasi keterangan ahli yang dihadirkan untuk meringankan kliennya.
“Kami kira apa yang disampaikan ahli sudah pas dan objektif. Karena penanggungjawab perusahaan adalah pimpinan tertinggi. Keuangan atau kasir cuma jalankan perintah, sebab semuanya sudah sepengetahuan pimpinan,” tegas Gunadi di PN Malang.
Dalam persidangan, Nanik juga mengaku mendapat support dari Dirut PT STSA, Kencana. Namun demikian, Direktur PT STSA Adjie Prajitno membantah perkataan Nanik. Pasalnya, menurut Adjie, Dirut PT STSA menolak menemui Nanik setelah kasus ini mencuat.
“Dalam pengakuan terdakwa di persidangan, dia mengaku dapat dukungan dari pak Kencana. Kami koreksi, bahwa perkataan terdakwa itu salah dan tidak berdasar. Karena, pak Dirut tak mau menemui terdakwa,” ungkap Adjie. (fin/mar/jon)

Berita Lainnya :