Amankan Senjata Api, Kasus Terbanyak Polsek Lowokwaru

 
MALANG – Selama sepuluh hari mulai tanggal 11-20 Desember Polres Malang Kota dan Polsek jajaran telah mengungkap berbagai kasus dalam Operasi Sikat II Semeru 2017. Keberhasilan tersebut terbukti dengan pengungkapan 210 kasus dengan salah satu kasus adalah kepemilikan senpi ilegal jenis Air Gun. Dalam operasi tersebut Polres Malang juga berhasil mengamankan 209 orang dengan 27 tersangka yang dilakukan penahan dan 182 orang dilakukan pembinaan.
Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri mengatakan Operasi Sikat II Semeru 2017 menjaring berbagai kasus seperti Curas, Curat, Senpi, Narkoba, Premanisme dan Miras. Selain mengamankan barang bukti, Polres Malang Kota juga mengamankan 27 tersangka. Dengan salah satu tersangka ditembak kakinya karena melakukan perlawanan saat ditangkap.
“Dari tersangka yang ditahan kita juga menjaring pemilik senjata api tanpa hak dengan sepuluh amunisi. Tersangka berhasil ditangkap pada 14 Desember di Jalan Letjen Sutoyo No. 148 Kota Malang,” ujar AKBP Asfuri Jumat (22/12) kemarin.
Tersangka pemilik senpi bernama Rizky Usman Kurniawan, 30 tahun merupakan warga Jalan WR Supratman, Desa Sumbergedong, Kabupaten Trenggalek. Ia terebukti bersalah karena tidak memiliki izin kepemilikan senjata api. 
“Diakui tersangka tahun 2016 membeli senpi yang digunakan untuk menjaga diri. Namun karena ada laporan dari masyarakat senjata tersebut digunakan untuk menakuti, akhirnya kita amankan,” bebernya.
Sementara dalam operasi tersebut banyak pengamanan kasus premanisme yang terjaring dengan total 142 tersangka dan miras sebanyak 40 tersangka dilakukan pembinaan. Sedang untuk Curat sebanyak 17 kasus dengan tersangka yang dilakukan penahanan sebanyak 12 orang. Untuk Curas kasus yang terungkap sebanyak dua dengan jumlah tersangka yang ditahan sebanyak empat orang. Untuk narkoba ada enam kasus dengan empat tersangka yang bakal menjalani hukuman. Untuk barang bukti yang diamankan terdiri dari empat sepeda motor hasil curian, ratusan botol minuman keras berbagai merek, senjata api illegal dan obat-obatan terlarang. 
“Sementara dalam Operasi Sikat II Semeru 2017 yang berlangsung, kasus terbanyak didapatkan dari Polsek Lowokwaru,” pungkasnya. (eri/mar/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...