Karaoke Doremi Pusing, Pecat Penari Bugil


 
MALANG - Manajemen VIP Doremi Ruko Candi Trowulan memecat para ladies companion (LC) yang terlibat dalam skandal striptease dan plus-plus di room karaoke. Pasalnya, manajemen dan LC yang direkrut, sudah terikat surat perjanjian larangan adanya striptease, serta booking out (BO) di dalam room karaoke. Hal ini ditegaskan Robert Dharma, Manager VIP Doremi diwawancarai Jumat (22/12) malam lalu. 
“Dalam perjanjian kerja awal, sudah disebutkan bahwa tak boleh ada striptease, narkoba dan BO. Karena itu tiga LC yang kedapatan melakukan itu, langsung kami putus hubungan kerja,” kata Robert.
Dia lalu menunjukkan berkas-berkas perjanjian kerja yang ditandatangani oleh kedua belah pihak, yakni manajemen VIP Doremi dan LC yang bersangkutan. Dalam surat perjanjian itu, ada tiga poin kewajiban yang harus dipatuhi oleh LC. Yakni, dilarang berbuat asusila dan melakukan tarian telanjang di lokasi kerja. 
Larangan memakai narkoba dan melakukan transaksi jual beli narkoba di lokasi kerja, serta larangan melakukan transaksi BO. Robert menyebut manajemen merasa dikelabui oleh dua oknum papi-mami, ARS dan NH yang diciduk Polda Jatim. 
“Kami tidak tahu, kalau tahu pasti langsung kita putus dan kita keluarkan dari VIP Doremi, itu sudah sesuai perjanjian kerja,” jelas Robert.
Dia melanjutkan, pihak manajemen menyerahkan proses hukum kepada Polda Jatim dan tidak akan memakai kuasa hukum dalam perkara ini. Karena, menurut Robert kesalahan ada pada dua oknum makelar LC atau papi-mami para pemandu lagu. Sejak dua oknum tersebut kedapatan menginisiasi tarian telanjang dan jasa plus, manajemen lepas tangan.
“Perbuatan mereka merugikan Doremi. Kami serahkan proses hukum kepada Polda Jatim, yang secara objektif memisahkan perbuatan oknum tersebut dari manajemen yang tak tahu menahu. Kalau manajemen terlibat, tentu ada yang tertangkap juga, tapi kan dari manajemen tidak ada,” sambung Robert.
Doremi VIP sendiri sudah kembali beroperasi mulai hari Jumat malam lalu, sekitar pukul 21.30 WIB. Hal ini dibenarkan oleh salah satu LC yang dikonfirmasi.
“Benar kok, sudah buka,” tambahnya. Sementara itu, Polda Jatim masih melakukan penyidikan kepada terduga pelaku ARS dan NH. (fin/mar)

Berita Lainnya :

loading...