Gali Tanah Nemu Mortir


MALANG - Masyarakat Dusun Jilu, Desa Sidomulyo, Jabung, pagi kemarin geger dengan penemuan sebuah mortir. Sejenis bom yang diduga masih aktif tersebut, ditemukan tertanam di perkarangan rumah warga.
Dugaannya, mortir itu peninggalan jaman belanda karena kondisinya sudah berkarat. “Melihat kondisinya masih aktif. Usai dievakuasi, mortir itu langsung dibawa ke  Markas Brimob Ampeldento Pakis,” ungkap Kapolsek Jabung, AKP Samsul Arifin.
Mortir berukuran besar tersebut, ditemukan sekitar pukul 08.00. Bermula saat Sodiq, 47, berniat membangun rumah. Ia menyuruh M Zaelni, 24, untuk menggali tanah yang akan digunakan sebagai pondasi.
Ketika tanah yang digali sudah setengah meter, cangkul yang digunakan membentur benda keras. Zaelni, yang curiga lantas menggalinya secara pelan-pelan. Begitu diketahui bahwa benda itu adalah bahan peledak, Zaelni lantas memberitahu Sodiq.
Takut membahayakan, temuan itu lantas dilaporkan ke perangkat desa. Selanjutnya melaporkannya ke petugas Polsek Jabung. Polisi segera datang ke lokasi, untuk memastikannya.
Selanjutnya, agar tidak ada warga yang mendekat, petugas memasang garis polisi. Termasuk menghubungi Tim Jihandak Brimob, Ampeldento Pakis. Beberapa menit, Tim Jihandak tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi.
Butuh waktu beberapa jam untuk mengevakuasinya. Karena selain harus berhati-hati, juga menyiris sekitar lokasi untuk mencari apakah masih ada mortir yang tersisa. “Baru sekitar pukul 11.50, mortir selesai dievakuasi dan dibawa ke Markas Tim Jihandak Brimob Ampeldento,” jelasnya. (agp/mar/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...