Satu Pembunuh Serma Achmad Tertangkap, Motor Korban Berhasil Ditemukan


MALANG - Penyelidikan kasus pembunuhan terhadap Serma Achmad, 45, anggota Denma Divif 2 Kostrad Singosari akhirnya membuahkan hasil. Tim gabungan Satreskrim Polres Malang dan Divif 2 Kostrad Singosari, berhasil menangkap pelakunya.
Informasi yang didapat Malang Post, satu orang terduga pelaku berhasil diamankan di sebuah rumah kos kawasan Karanglo, Singosari, kemarin. “Sudah ada satu orang yang diamankan. Dia dicurigai sebagai salah satu pelakunya,” ujar sumber Malang Post.
Hanya saja siapa identitasnya dan apa perannya, masih dirahasiakan dengan alasan untuk pendalaman.  Terduga pelaku pembunuhan itupun, telah dimintai keterangan intensif di POM Divif 2 Kostrad Singosari.
Menurut sumber ini, dari tangan pria yang diduga pelakunya tersebut, juga diamankan barang bukti sepeda motor Honda Beat milik korban yang sebelumnya hilang. Kasatreskrim Polres Malang, AKP Azi Pratas Guspitu membenarkan ada seorang yang diamankan.
Namun statusnya seperti apa, ia mengaku belum tahu karena sedang menjalani pemeriksaan di POM Divif 2 Kostrad. “Informasinya memang seperti itu. Namun saya belum tahu pasti siapa identitasnya dan dimana diamankannya,” ungkap Azi, panggilannya.
Meski demikian, ia mengatakan akan tetap berkoordinasi dengan tim dari Divif 2 Kostrad Singosari. “Kami masih koordinasi dulu. Termasuk mengembangkan kasusnya untuk mengetahui jelas motifnya,” ucapnya.
Kepala Penerangan Divif 2 Kostrad Singosari, Mayor Inf Bonny Vidri Anggoro, dikonfirmasi perihal penangkapan salah satu terduga pelaku ini, juga membenarkan kemarin sore. “Benar. Lebih jelasnya disampaikan langsung Panglima Divif 2 Kostrad,” terangnya.
Hari ini, menurut dia, Panglima Divif 2 Kostrad, Mayjen TNI Agus Suhardi, didampingi Kasdivif 2 Kostrad, Brigjen TNI Syafrial, Asintel Divif 2 Kostrad, Kol Inf Haryantana dan Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung akan merilis kasus tersebut.
Diberitakan sebelumnya, warga sekitar saluran air Dusun/Desa Dengkol, Singosari, Minggu pagi gempar dengan penemuan mayat. Korban yang diketahui seorang anggota TNI AD ini, dibunuh dengan cara sadis. Selain mengalami luka bacok, mulutnya diikat dengan kain udeng (penutup kepala). (agp/mar/jon)

Berita Lainnya :