Muatan Berlebih, Truk Nyantol Buk Gludug


 
MALANG – Truk besar kembali terantuk area jalur jembatan buk gludug Jalan Panglima Sudirman Embong Brantas. Kamis (28/12) dini hari sekitar pukul 02.30, kendaran Hino tronton menghantam bagian atas pelindung jembatan. Lokasi tabrakan, hampir sama dengan kejadian 30 Oktober lalu, saat truk kontainer menyundul jembatan dan memiringkan rel kereta api.
Bedanya, truk Hino dengan nopol DR 8714 AE tersebut kini menabrak pelindung jembatan yang terpasang di sisi luar jalur rel kereta api. Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Gatut Sutiyatmoko membenarkan adanya kejadian ini.  “Bukan kejadian truk tabrak kereta api, bukan juga kejadian truk tabrak jembatan kereta, tapi yang ditabrak adalah portal pengaman jembatan,” kata Gatut kepada wartawan.
Kejadian dimulai saat Edi Sucipto, 29 tahun warga desa Krajan RT 03 RW 11 Kelurahan Kalipuro Kecamatan Kalipuro Banyuwangi, melintas di Jalan Trunojoyo. Dia berangkat dari Desa Talok, Turen menuju Jakarta untuk mengantarkan muatan.
Sekitar pukul 02.30, dia mengarahkan truknya menuju Jalan Panglima Sudirman. Dia lalu mengambil jalur paling utara yang juga menjadi tempat tabrakan pada 30 Oktober lalu. Benar saja, truk dengan muatan batangan kayu tersebut diduga melebihi tonase yang telah ditentukan. 
“Tinggi muatan barang yang dimuat melebihi batas,” terang Gatut. Akibatnya, tinggi muatan berada di atas dari batas bawah portal pelindung jembatan kereta api. Truk tersebut langsung mengantam portal pengaman jembatan dan tersangkut. 
Akibatnya, portal pelindung terguling dan terlepas dari pondasi aspal jalan. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian ini langsung melapor ke Polres Makota. Tak lama, petugas piket Unit Laka Satlantas Polres Makota tiba dilokasi. 
Demi mengatasi truk yang kecantol pengaman portal ini, polisi mengerahkan crane untuk mengangkat portal yang tersangkut di atas truk. Sedangkan, evakuasi sementara truk diarahkan ke gudang yang tak jauh dari TKP demi menghindari kemacetan lalu lintas. (fin/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :