magista scarpe da calcio Polisi Buru Teman Rian


Polisi Buru Teman Rian


 
MALANG - Rian Lutfianto, 27, pelaku curanmor yang dihajar massa di Dusun Meduran, Desa Kidangbang, Wajak, ternyata kayu mati. Meski sudah tertangkap tangan, namun masih saja bungkam. Warga Dusun Jabon, Desa Srimulyo, Dampit ini tidak mau buka mulut terkait jaringannya.
“Kami masih terus mengembangkan kasusnya. Tersangka Rian masih tidak mau mengakui jaringannya," ujar Kapolsek Tajinan, AKP Sonny Setyo Widodo.
Dalam pemeriksaan sementara, Rian mengaku aksi pencurian motor di area sawah Desa Ngawonggo, Tajinan dilakukan seorang diri. Rian mengatakan berangkat dari rumah, dengan naik angkot. Kemudian turun di wilayah Tajinan, jalan kaki untuk mencari sasaran.  “Kami tidak lekas percaya dengan pengakuannya. Sebab ada saksi bahwa tersangka datang dengan dibonceng sepeda motor oleh temannya. Ini yang terus kami kembangkan,’ tutur mantan Kapolsek Pakis ini.
Selain itu, tersangka Rian juga mengatakan baru sekali saja beraksi. Padahal ia merupakan residivis. Dua tahun lalu, Rian baru bebas menjalani masa tahanan karena kasus yang sama. Rian Lutfianto menjadi bulan-bulanan warga Dusun Meduran, Desa Kidangbang, Wajak. 
Ia tertangkap tangan warga mencuri sepeda motor Honda Supra N 4055 DA. Motor itu milik Slamet, 33, warga Dusun Purboyo, Desa Purwosekar, Tajinan. Sepeda motor dicuri saat diparkir di Dusun Tubo, Desa Purwosekar, Tajinan. 
Modus operandinya, tersangka keliling mencari sasaran. Begitu mendapatkan barang yang diincar, dengan menggunakan kunci T langsung mencuri motor itu. Selanjutnya oleh tersangka langsung dibawa kabur.
Namun aksinya tidak berjalan mulus. Korban mengetahui motornya dicuri, langsung berteriak maling. Warga sekitar yang mengetahui kejadian langsung membantu mengejar tersangka, hingga berhasil ditangkap dan dihajar warga sebelum diamankan Polsek Wajak. (agp/mar)

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top