magista scarpe da calcio Sopir MM Ditemukan Meninggal di Angkot


Sopir MM Ditemukan Meninggal di Angkot

 
MALANG - Seorang sopir bernama Mahfud, 56 tahun, warga Jalan Yulius Usman RT 03 RW 06 Jagalan Klojen ditemukan meninggal di dalam mobil angkot MM. Pria yang memiliki riwayat sakit paru-paru tersebut ditemukan di pinggir Jalan Raya Langsep 38 Pisangcandi, kemarin. Kapolsek Sukun Kompol Anang Tri Hananta membenarkan hal tersebut.
“Kejadian MD mendadak pada hari Jumat tanggal 29 Desember 2017 diketahui pukul 10.00 WIB, dengan TKP di depan AIA Finance Jalan Raya Langsep 38, Kelurahan Pisang Candi Kecamatan Sukun Kota Malang,” kata Anang,. 
Dari data yang dihimpun, sekitar pukul 08.00 WIB, korban mengemudikan mikrolet jalur MM nopol N 1471 UB. Tak lama, dia menepi dan berhenti di depan kantor AIA Jalan Raya Langsep. Setelah dua jam terparkir, para saksi mata curiga dengan mobil yang tak kunjung berjalan. Joko Haryono, 62 tahun penjual gado-gado warga Mulyorejo Sukun, mengira bahwa mobil tersebut terpakir lama karena mogok.
“Pasalnya, saksi penjual gado-gado tidak bisa melihat sopir yang belakangan diketahui sudah roboh di bangku depan mobil,” terang Anang. 
Joko juga sempat ditanyai oleh penjual mie bernama Cak Im. Penjual mie bertanya mengapa mobilnya terparkir di pinggir jalan seperti itu. Joko mengatakan mungkin mobil itu mogok dan sopir sedang mencari onderdil.
Menurut Irawati, 27 tahun warga Jatimulyo karyawan AIA, mobil tersebut sudah terparkir pukul 08.10 WIB. Akhirnya, sekitar pukul 10.00 WIB, sopir jalur MM bernama Widodo 52 tahun warga Bareng Klojen, berhenti untuk memeriksa mobil tersebut. Dia kaget melihat Mahfud dalam kondisi tergeletak di kursi depan.
“Saksi Widodo berhenti untuk memeriksa keadaan korban dan korban sudah meninggal dunia dalam posisi di kursi depan, dengan keadaan bersandar ke kiri,” sambung Anang. 
Polsek Sukun yang menerima laporan, langsung mendatangi lokasi dan mengamankan TKP. Polisi melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan para saksi, serta mengevakuasi korban ke RSSA Malang.
Dari keterangan keluarga, Mahfud sudah lama menderita sakit paru-paru. Sore hari sebelumnya, dia sudah berpamitan kepada keluarganya dan sempat meminta sarung.(fin/mar/jon) 

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top