Giliran Next KTV Dirazia, Purel Lari Ketakutan


 
MALANG - Aparat Polres Malang Kota (Makota) bersama BNN Kota Malang dan jajaran Denpom V/Brawijaya menghelat operasi gabungan pengawasan tempat hiburan malam jelang perayaan tahun baru 2018. Hingga dini hari, dua kompi kendaraan opsgab menyasar karaoke-karaoke Kota Malang. Sasaran pertama, adalah Next KTV Jalan Borobudur.
Para petugas Satresnarkoba masuk ke dalam room-room karaoke serta room pemandu lagu alias Ladies Companion (LC). BNN mengambil sampel acak dari purel yang sedang berada di dalam room maupun ruang tunggu tamu. Karena kedatangan opsgab yang mendadak, beberapa purel tampak pucat.  “Tolong jangan foto, tolong jangan foto!,” ungkap salah satu purel saat menolak difoto oleh petugas Satnarkoba. 
Dari Next KTV, petugas opsgab bergerak lagi ke Rasa Cinta Karaoke dan Studio One, sebelum mengarahkan operasinya ke Jalan Sukarno Hatta, dekat Taman Krida Budaya Jawa Timur. Petugas polisi, lalu membagi tim sejumlah 51 orang tersebut untuk masuk ke dua tempat karaoke secara bersamaan. 
Yakni, Happy Puppy dan Vivace. Saat tim opsgab masuk ke Vivace dan menuju ruang tunggu ladies companion, salah satu purel langsung gemetaran dan melarikan diri sembari berteriak.
Polisi yang berada di lokasi, menghentikan purel tersebut untuk diperiksa. Usut punya usut, ternyata purel yang memakai baju terusan warna hitam ini tidak pernah kena operasi narkoba sebelumnya.
“Dia berteriak ketakutan karena takut ketahuan orangtuanya di daerah Tumpang. Dia juga baru pertama kali kena operasi. Hasil tes urin dia negatif,” ungkap salah satu petugas.
Kasatreskoba Polres Makota, AKP Samsul Hidayat mengatakan operasi gabungan ini dilakukan untuk pengawasan serta langkah antisipasi.
“Kita tidak mencari, tapi melakukan operasi untuk meningkatkan iklim kondusif jelang tahun baru,” tutur mantan Kasatreskoba Polres  Malang ini. (fin/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...