Todongkan Pisau Sebelum Terbunuh

 
MALANG - USAI menghabisi nyawa Fenna Selinda Rismawati, tersangka Nadia saat itu langsung kabur ke rumah Fitri, di Dusun Sumbersih, Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo. Fitri, adalah teman sekaligus saudara jauh dari Nadia. 
Jarak antara rumah Fitri dengan TKP pembunuhan sekitar tujuh kilometer. Kedatangan Nadia, saat itu untuk meminjam baju kepada Fitri. Pasalnya, baju yang dikenakan oleh Nadia sebelumnya terdapat banyak bercak darah.  Dia beralasan kalau dirinya habis menjadi korban tabrak lagi. 
“Pada saat itu, Nadia juga sempat numpang mandi. Setelah ganti pakaian, ia langsung pergi. Pakaian bercak darah yang dipakai sebelumnya, ditinggalkan di rumah Fitri,” jelas Kanitreskrim Polsek Donomulyo, Ipda Ari Yuswanto.
Setelah mandi dan ganti baju, Nadia lantas buru-buru menuju ke rumah Rian, kekasihnya. Saat datang, Nadia juga mengatakan baru saja terjatuh dari motor. Rian serta keluarganya pun langsung percaya.
Sementara itu, polisi saat ini masih mencari barang bukti pisau yang digunakan menghabisi nyawa Fenna. Pisau dapur tersebut, dibuang oleh Nadia disekitar lokasi usai digunakan menggorok leher korban. Hingga kemarin sore, pencarian barang bukti pisau tersebut belum membuahkan hasil.
“Kami masih menyisir pisau tersebut di lokasi. Anggota di lapangan, dibantu oleh warga terus melakukan pencarian,” sambung Kasatreskrim Polres Malang, AKP Azi Pratas Guspitu. Kronologis pembunuhan sendiri, sebelumnya antara Nadia dengan Fenna terlibat cek-cok mulut masalah bedak. 
Nadia, mengatakan kalau dirinya dijelek-jelekkan oleh korban. Namun permasalahan itu, sudah diselesaikan pada Kamis malam. Permasalahan pun malam itu langsung dianggap clear. Tetapi, diam-diam Nadia masih menaruh dendam dengan korban. 
Alasannya, karena menuduh Fenna, memiliki hubungan dengan Septa Bayu Andrian alias Rian, kekasihnya. Selanjutnya Jumat pagi, sekitar pukul 08.00 Nadia datang ke rumah Fenna. Setelah bertemu Fenna lantas mengajaknya makan-makan.
Setelah bertemu, Fenna lantas mengajak Nadia ke Pantai Nglitep, dengan alasan menemi kekasihnya. Sebelum berangkat Fenna, menitipkan jaket serta HP di jok sepeda motor Nadia. Di tengah perjalanan, Fenna menghentikan motor, dengan alasan ingin buang air kecil.
Saat mengambil HP dalalm jok, pisau terjatuh. Pisau langsung diambil oleh Nadia, dengan alasan untuk mencari bunga. Tetapi tidak lama kemudian, pisau diminta oleh Fenna. Entah apa alasannya, tiba-tiba Fenna menodongkan pisau ke arah leher Nadia, sembari meminta Nadia memutuskan Rian.
Karena sudah siap, Nadia langsung menangkis tangan korban, hingga pisau terjatuh. Selanjutnya mereka berkelahi saling pukul. Sempat berhenti sebentar, namun kembali berkelahi. Hingga akhirnya Nadia meraih pisau yang terjatuh, yang kemudian dihujamkan ke tubuh Fenna berulang kali. (agp/mar)

Berita Lainnya :