magista scarpe da calcio Bandar Melawan? Tembak Mati!


Bandar Melawan? Tembak Mati!


MALANG – Kapolres Makota AKBP Asfuri SIK MH menabuh genderang perang terhadap narkoba di tahun 2018. Dia menginstruksikan kepada seluruh jajaran anggotanya untuk memasang telinga lebar demi mendeteksi peredaran narkotika. Asfuri mematok target mengungkap bandar narkoba yang berperan memasok barang haram.
“Tahun 2018, kami menyatakan perang kepada narkoba. Target kita, mengungkap bandar narkotika yang memasok barang ke Kota Malang. Karena, bandar adalah kunci menekan penggunaan narkoba. Kalau bandar ditangkap, pengedar tidak bisa dapat pasokan dan jaringan penjualan mereka akan terhenti,” kata Asfuri di Alun-Alun Merdeka.
Dari data indeks kriminal khusus narkotika, kasus penyalahgunaan obat terlarang mengalami peningkatan dari tahun 2016 ke 2017. Pada tahun 2016, kasus yang ditangani adalah 195 kasus. Namun, pada tahun 2017, jumlah tersebut meningkat hingga 267 kasus, atau meningkat sekitar 36 persen.
“Kenaikan ini patut membuat kita waspada dan khawatir, karena peredaran narkotika di Kota Malang cukup tinggi. Bandar harus ditangkap. Kalau mereka melakukan perlawanan, jangan segan lumpuhkan. Kalau masih berani melawan langsung tembak mati,” ungkap mantan Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat ini.
Menurutnya kunci mengejar bandar, adalah menangkap pengedar yang menjadi kaki tangan untuk menyalurkan shabu maupun ganja. Meski demikian, para penyidik dan reserse narkoba mengalami kendala untuk mencapai rantai tertinggi peredaran narkotika. Pasalnya, informasi tentang jaringan suplai barang sudah terhenti di pengedar.
“Ungkap Satresnarkoba terkendal oleh tersangka yang tutup mulut, terutama pengedar, dan tidak mau terbuka mengatakan barang dari mana. Misalnya saja, dia mengaku mendapat barang dari seseorang bernama A, tapi ternyata setelah dicari-cari orang A ini tidak ada alias rekaan saja,” tegasnya.
Karena itulah, dia meyakini apabila bandar bisa digulung di Kota Malang, peredaran narkotika akan ditekan. “Tahun 2018, jangan sampai ada bandar-bandar narkoba yang berani masuk ke Polres Malang Kota,” tutup Asfuri.(fin)

Berita Terkait

Berita Lainnya :