Dua Korban Speedboat Asal Malang


MALANG – Musibah speedboat Anugrah Express di Perairan Sabanar Lama, Tanjungselor, Kalimantan Utara (1/1) membawa delapan korban nyawa, dua diantaranya adalah warga Kota Malang. Yakni, Ahmad Abu Bakar dan istrinya Yuliana, warga Jalan Bandulan Gg 8 Perumahan Metro Recidence Blok B No B2.
Hingga kemarin, keluarga korban langsung ke Kalimantan setelah mendengar kabar duka tersebut. Akibatnya, suasana sepi di rumah Suriansyah Jalan Bandulan Gg 8 Perumahan Metro Recidence yang merupakan kakak korban.
“Bagaimana tidak sedih mas. Saya sendiri yang bukan keluarga juga merasakan kesedihan,” papar satpam perumahan Metro Residence, Landung kepada Malang Post.
Landung mengungkapkan bahwa dirinya sudah lama menjadi kepercayaan dari keluarga Suriansyah. Sehingga ia sudah sangat paham dengan seluk beluk keluarganya.
Landung mengungkapkan bahwa keluarga Suriansyah mendengarkan kabar bahwa Ahmad Abu Bakar dan istrinya Yuliana telah meninggal dunia dalam insiden tersebut pada malam harinya.  Malam itu juga keluarganya langsung pergi ke Kalimantan.
Lebih lanjut, Landung menceritakan bahwa kecelakaan tersebut bersamaan ketika Ahmad, Yuliana hendak pergi mengantarkan putri sulungnya Ayu Raihan ke bandara. Mereka akan menuju Kota Malang karena Ayu sekolah SMAN 1 Malang kelas 7.
“Jadi ketika menabrak kayu, Ayu yang selamat pertama kali karena ia terlempar keluar,” papar Landung kepada Malang Post. (mg1/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :