magista scarpe da calcio Pembunuhan Donomulyo Segera Direkontruksi


Pembunuhan Donomulyo Segera Direkontruksi

 
MALANG – Pembunuhan yang dilakukan Nadia Fegi Madona terhadap Fenna Selinda Rismawati beberapa waktu lalu, akan segera direkonstruksi. Tentu saja, rekontruksi atau reka ulang pembunuhan yang sempat mengemparkan wilayah Donomulyo itu akan menjadi perhatian masyarakat setempat.
Hanya saja, kapan pelaksanaan rekontruksi masih belum ditentukan baik lokasi maupun waktunya. Rekontruksi bisa dilakukan di lokasi kejadian ataupun di Mapolres Malang. Rekontruksi di Mapolres ini dilakukan jika tidak memungkinkan dilaksanakan di lokasi asal. Pasalnya, melihat kondisi di lapangan. Apalagi, kasus pembunuhan ini sempat menjadi perhatian masyarakat luas.
Kasatreskrim Polres Malang, AKP Azi Pratas Guspitu mengatakan, pihaknya masih akan berkoordinasi dengan penyidik. Termasuk kuasa hukum yang mendampingi tersangka Nadia. Karena setiap kasus pembunuhan, pasti ada rekontruksi untuk melengkapi BAP.
“Kami akan koordinasikan dengan penyidik. Jika memang dibutuhkan, maka rekontruksi segera dilakukan. Yang pasti, semua saksi dan barang bukti sudah lengkap untuk menjerat tersangka,” tutur  AKP Azi Pratas Guspitu.
Apalagi Penyidik Unit Pelayananan Perempuan dan Anak (UPPA) Reskrim Polres Malang, segera menuntaskan berkas acara pemeriksaan (BAP). Setelah tuntas, BAP segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepanjen.
“Saat ini, penyidik sedang menuntaskan berkas perkaranya. Setelah selesai, secepatnya akan kami limpahkan,” ungkap Kasatreskrim Polres Malang, AKP Azi Pratas Guspitu, kepada Malang Post.
Menurutnya, semua saksi terkait kasus pembunuhan terhadap Fenna Selinda Rismawati, 16 tahun, sudah dimintai keterangan. Termasuk barang bukti untuk menjerat Nadia, juga sudah lengkap. Pisau yang digunakan menghabisi Fenna, juga sudah ditemukan setelah sempat hilang.
“Untuk mencari barang bukti pisau itu, kami harus bekerjasama dengan tim dari Brimob Ampeldento Pakis. Karena harus menggunakan alat metal detektor, baru akhirnya bisa ketemu,” ujarnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, hanya beralasan karena dendam masalah produk bedaknya dijelek-jelekkan, Nadia Fegi Madona, tega menghabisi nyawa temannya sendiri yakni Fenna Selinda Rismawati. Korban digorok beberapa kali pada lehernya dengan menggunakan pisau dapur. Usai membunuh, Nadia sempat kabur. Namun selang beberapa jam kemudian, dia berhasil ditangkap di rumah pacarnya.(agp/jon/mar) 

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top