Naik Motor, Tewas Tertimpa Pohon


Malang Post, Hujan deras dan angin kencang yang terjadi di wilayah Malang Raya, Jumat  membawa musibah. Seorang pengendara motor Honda Mega Pro N 2635 EEA, Moh. Torik Rahmadani (25) meregang nyawa setelah tertimpa pohon tumbang di Jalan Raya Sitirejo, Kecamatan Wagir. Korban meninggal karena mengalami luka serius di kepalanya.
Warga Dusun Mendalan Kulon, Desa Mendalan Wangi, Kecamatan Wagir ini meninggal setelah satu jam sempat mendapat perawatan di Puskesmas Wagir. Jenazah  langsung dibawa pulang ke rumah duka.
"Jenazah baru saja kami antarkan ke rumah duka dari Puskesmas Wagir. Korban mengalami luka di kepala," ungkap Kasi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang, Muji Utomo.
Musibah yang menimpa korban, terjadi sekitar pukul 13.30. Saat itu belum turun hujan. Kondisi cuaca masih mendung, namun angin sangat kencang menerjang wilayah tersebut. "Baru beberapa menit setelah kejadian pohon tumbang itu, hujan langsung turun deras," ujar Muji Utomo.
Saat angin kencang, korban melintas di lokasi kejadian dengan mengendarai motor. Ia melaju dengan kecepatan sedang dari arah barat ke timur. Ketika di lokasi, tiba-tiba pohon jenis Saman berdiameter 70 cm yang ada di sebelah utara jalan tumbang ke badan jalan.
Batang pohon langsung menimpa tubuh korban serta motornya. Seketika korban langsung terkapar bersimbah darah, dengan luka di kepala. Warga sekitar yang mengetahui, langsung menolong dengan melarikan ke Puskesmas Wagir.
Sebagian warga lain, melaporkan ke Polsek Wagir dan PMI Kabupaten Malang. "Kebetulan jalan sedang sepi. Hanya satu motor saja yang melintas," kata Suyanto warga sekitar, yang dibenarkan oleh Muji Utomo.
Agar arus lalu lintas tidak sampai terganggu, warga dan petugas PMI Kabupaten Malang, langsung mengevakuasi batang pohon itu dengan memotong menjadi beberapa bagian. Sementara petugas medis Puskesmas Wagir, berusaha menolong korban. Namun belum sempat dirujuk, sudah menghembuskan nafas terakhir.
"Pohon yang tumbang itu sebenarnya tidak rapuh. Mungkin saja tidak kuat menahan angin kencang, sehingga roboh," paparnya.(agp/han)

Berita Lainnya :