Amankan 7 Motor Tanpa Dokumen


MALANG – Tingginya tingkat kecelakaan lalu lintas serta kejahatan curanmor membuat Satlantas Polres Makota tidak tinggal diam. Dalam operasi rutin yang digelar pada 1 Agustus kemarin, Satlantas Polres Makota menjaring 140 pelanggar lalu lintas. Operasi ini digelar di simpang tiga PDAM Blimbing dan dipimpin langsung Kasatlantas Polres Makota, AKP Ady Nugroho.
Kapolres Makota, AKBP Hoirudin Hasibuan lewat Kasubag Humas Ipda Marhaeni menegaskan, masyarakat dihimbau untuk selalu bawa kelengkapan dokumen dan pengamanan diri.
“Polres Makota menghimbau pengendara untuk selalu melengkapi dokumen kendaraan, yakni STNK dan SIM, serta pakai alat pengamanan diri, yaitu helm SNI,” terang Heni, sapaan akrabnya kepada Malang Post kemarin.
Dalam operasi yang digelar di persimpangan tiga PDAM lama Sabilillah, Satlantas Polres Makota menghentikan ratusan kendaraan untuk diperiksa. Masyarakat yang melintas dengan kendaraan bermotor disisir di dalam halaman PDAM lama. Mereka yang membawa kelengkapan kendaraan, bisa melanjutkan perjalanan.
“Bagi warga yang mematuhi ketertiban lalu lintas tidak perlu khawatir dirazia,” sambungnya. Satlantas Polres Makota menjaring 140 pelanggar lalu lintas dengan berbagai jenis pelanggaran. Mulai dari tidak membawa SIM, STNK serta kelengkapan berkendara yang kurang. Secara khusus, Satlantas Polres Makota mengamankan 7 kendaraan tanpa dokumen.
Pasalnya, tingkat kejahatan curanmor masih menghantui masyarakat. Sehingga, Satlantas Polres Makota langsung mengamankan 7 kendaraan tanpa dokumen tersebut untuk diperiksa lebih lanjut. Jika pemilik kendaraan bisa membawa dokumen yang sah, maka mereka hanya akan ditilang.
Namun, jika tak bisa menunjukkan dokumen sah, maka tak menutup kemungkinan motor tersebut adalah hasil curian. Heni menambahkan, operasi rutin Satlantas Polres Makota, diharapkan membuat pengguna jalan menghormati sesama pengendara dan pengguna jalan. “Terlebih lagi, mereka harus bisa menghormati pejalan kaki,” tutupnya.(fin/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :