Polisi Amankan Dua ABG Pencuri


 
MALANG - Dua ABG asal Desa Babadan, Ngajum, berinisial AAI, 15, dan MFA, 14, harus berurusan dengan polisi. Jumat dini hari lalu, mereka diamankan Unit Reskrim Polsek Ngajum di rumahnya masing-masing. Keduanya ketahuan mencuri uang dalam kotak amal di Masjid Al Barokah, Dusun Sumberkunci, Desa Babadan, Ngajum. Sebagai barang buktinya, petugas mengamankan dua buah kotak amal serta  beberapa barang yang dibeli dari uang curian. 
"Mereka kami tangkap di rumahnya, setelah ada bukti petunjuk bahwa keduanya yang mencuri uang kotak amal," ungkap Kanitreskrim Polsek Ngajum, Ipda Bambang Wijanarko.
Usai menjalani pemeriksaan, lanjut Bambang, keduanya langsung diserahkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Malang, karena usianya masih di bawah umur. Termasuk dengan barang bukti kejahatan yang dilakukan oleh keduanya. 
"Keduanya ini tidak sekolah. Mereka protolan sekolah dasar. Selain mencuri di Masjid Al Barokah, juga mengaku dua kali mencuri kotak amal di Masjid Baitus Salam," terangnya.
Aksi pencurian kotak amal tersebut, dilakukan siang hari ketika masjid dalam kondisi sepi. Mereka mengambil kotak amal yang terbuat dari kayu, kemudian dibawa ke sebuah kebun. Kemudian dicongkel dan uang dalam kotak amal sebesar Rp 2,7 juta diambil. Pencurian terbongkar berawal dari Kaminah, 55, warga sekitar berniat hendak salat Ashar. 
Saat masuk ke masjid, saksi kaget karena kotak amal sudah tidak ada di tempat. Dia lalu memberu tahu Ali Mustofa, pengurus Masjid hingga membuat warga sekitar geger. Bersamaan dengan itu, saksi Utami, 55, warga lainnya saat akan ke kebun melintasi kebun milik Prayitno, melihat ada kotak amal yang kondisinya terbuka. 
Karena tahu bahwa itu kotak amal masjid, Utami lantas mengecek ke masjid dan ternyata benar. Selanjutnya pengurus Masjid, mencari tahu siapa pelakunya. Diketahui bahwa pada saat itu, AAI dan MFA sedang menghambur-hamburkan uang. 
Karena curiga, pengurus Masjid lantas melaporkan ke Polsek Ngajum. Polisi kemudian menindaklanjuti laporan itu dengan melakukan penyelidikan. Hasilnya memang benar bahwa AAI dan MFA yang mencuri kotak amal. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...