Sikat Kotak Amal


 
MALANG - Berdalih kepepet butuh uang untuk ongkos pulang kampung, Suroso Beni, 40, nekat mencuri uang dalam kotak amal di Masjid Al Dakhil Roudhotul Jannah di Dusun Krajan, Desa Bandungrejo, Bantur. Begitu ketahuan, warga Dusun/Desa Langon, Kecamatan Slawi, Tegal Jawa Tengah inipun harus berurusan dengan polisi, Jumat petang lalu.
Bersama dengan barang bukti dua buah kotak amal dan uang Rp 360.000 oleh warga pelaku diserahkan ke Mapolsek Bantur. Polisi kini masih meminta keterangannya dan mendalami kasus pencuriannya.
“Kami akan memeriksakan pelaku ke psikiatri. Ketika kami mintai keterangan, jawabannya selalu ngelantur,” jelas Kanitreskrim Polsek Bantur, Ipda Sigit Hernadi.
Pencurian itu terjadi Jumat sore lalu. Pelaku datang ke Masjid Al Dakhil Roudhotul Jannah, dengan berpura-pura salat Ashar. Ia ikut berjamaah dengan jamaah lainnya. Selesai salat, ia tidak langsung pergi melainkan menunggu sampai Masjid sepi dengan tiduran.
Begitu sepi, pelaku lantas beraksi. Tidak tanggung-tanggung, dua kotak amal sekaligus yang dibobol. Satu kotak amal dekat tempat wudhu pria dan satu lagi dekat tempat wudhu wanita. Dia mencongkel kotak amal dengan menggunakan empat buah paku. 
Usai menguras uang dalam kotak amal, Suroso tidak langsung kabur. Sebaliknya ia masih tetap bertahan dan bahkan ikut salat Maghrib. Saksi Dakli, Takmir Masjid yang melihat pelaku masih di Masjid, menaruh curiga. 
Kemudian saksi meminta warga lainnya untuk mengawasi sekaligus mengecek kotak amal. Saat dicek, ternyata kotak amal di tempat wudhu pria sudah terbuka dan uangnya tidak ada. Begitu juga dengan kotak amal di tempat wudhu wanita. 
Sudah berpindah tempat ke dalam toilet dalam keadaan terbuka dan uangnya habis terkuras. Mengetahui itu, jamaah lantas memberitahu Dakli. Selanjutnya warga menanyakan kepada Suroso. Awalnya tidak mengaku, namun setelah didesak dan digeledah, Suroso mengakui perbuatannya. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :