Kecanduan Game, Bobol Rumah


 
MALANG - Kecanduan game online, membuat Moh Septian Nurrahman, 17, menghalalkan segala cara untuk bisa mendapatkan uang. Sabtu (6/1) dini hari, warga Jalan Bangsa, Desa Jatiguwi, Sumberpucung ini, nekat membobol rumah. Korbannya yakni  Sekar Karmiati, 61, di Jalan Basuki Rahmad, Desa Karangkates, Sumberpucung. selain harus berurusan dengan polisi, Septian juga sempat menjadi bulan-bulanan warga.
Ia menjadi sansak hidup warga, setelah tertangkap tangan oleh pemilik rumah. Begitu kondisinya babak belur, Septian langsung diserahkan ke petugas Polsek Sumberpucung.
“Saat ini tersangka masih kami periksa. Pasalnya, dari pemeriksaan berkembang ada TKP pencurian lain yang dilakukannya,” ujar Kanitreskrim Polsek Sumberpucung, Aiptu Nurrohman.
Menurutnya, tersangka Septian ini merupakan residivis kasus yang sama. Ia baru bebas dari penjara pada bulan Nopember 2017 lalu. Beberapa hari setelah bebas, Septian sempat berurusan dengan Polsek Sumberpucung.
“Saat itu ia ketahuan mencuri rokok, lalu kami serahkan ke UPPA Polres Malang. Tetapi karena korbannya tidak menuntut dan mencabut laporannya, tersangka yang usianya masih di bawah umur ini dipulangkan,” jelas Nurrohman.
Namun kenyataannya, kejadian itu tidak dijadikan pelajaran. Sabtu (6/1) dini hari, Septian kembali berulah. Ia membobol rumah Sekar Karmiati dengan cara memanjat dinding, kemudian membuka genting dan menjebol plafon belakang. 
Setelah berhasil masuk, langsung menuju kamar korban. Ia mengambil smartphone OPPO yang ditaruh di atas jendela kamar. Setelah berhasil, tersangka langsung kabur lewat jalan semula. Saat kabur inilah, korban yang mendengar suara gaduh terbangun. 
Korban lantas membangunkan anaknya, Sarman Irwanto. Selanjutnya korban dan anaknya melihat ke depan, ada seorang pemuda yang berjalan di samping rumah. Seketika saksi keluar rumah, kemudian menangkap tersangka dibantu oleh warga sekitar. Semula saat ditanya, tersangka tidak mau mengaku. 
Begitu digeledah dan ditemukan HP milik korban di sakunya, akhirnya tanpa ada komando warga langsung memukulinya. Baru setelah babak belur, tersangka diserahkan ke Polsek Sumberpucung yang datang ke lokasi. Dalam pemeriksaan, tersangka Septian mengakui perbuatannya. Ia mengatakan beraksi seorang diri.
“HP rencana mau saya jual. Uangnya akan saya gunakan untuk bermain game online,” ungkap Septian. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :