Rayakan Tahun Baru, Bawa Pacar Lima Hari

 
MALANG – Seorang pemuda asal Desa Sukoraharjo, Kecamatan Kepanjen, berinisial MMFS, 16, sejak akhir pekan lalu harus berurusan dengan polisi. Ia ditangkap petugas Reskrim Polsek Kromengan, saat bersembunyi di rumah temannya. Tuduhannya membawa kabur sekaligus persetubuhan terhadap anak di bawah umur. Sebut saja nama korbannya, Mawar, 16, warga Desa Slorok, Kromengan.
“Tersangka kami amankan setelah ada laporan dari keluarga korban. Ketika kami tangkap itu, ia bersama dengan korban yang dilaporkan hilang oleh orangtuanya,” ujar Kapolsek Kromengan, AKP Okta Panjaitan.
Diperoleh keterangan, tersangka MMFS dengan Mawar ini berpacaran. Mereka menjalin asmara setelah saling kenal. Pada malam tahun baru lalu, MMFS mengajak korban untuk jalan-jalan dengan alasan merayakan pergantian tahun baru.
Mereka kemudian janjian di jalan raya dekat rumah korban. Setelah bertemu, korban kemudian diajak jalan-jalan oleh tersangka. Namun ternyata sampai lima hari, korban tidak diantarkan pulang oleh tersangka. Selama dibawa kabur, korban diajak menginap ke rumah beberapa temannya.
Selama menginap itu, tersangka MMFS juga mengajak korban berhubungan intim. Ia menjanjikan akan bertanggungjawab dengan menikahi korban, jika terjadi sesuatu.“Pengakuan tersangka dia menyetubuhi korban sekali saat bermalam di rumah temannya di Desa Talangagung, Kepanjen,” tutur Okta.
Terungkapnya kasus ini, berawal dari orangtua Mawar melaporkan ke Polsek Kromengan, tentang anak hilang pada 5 Januari lalu. Pasalnya, sejak pergi malam tahun baru, Mawar tidak kunjung pulang. Apalagi, nomor ponselnya juga tidak bisa dihubungi.
Berdasarkan laporan itulah, polisi lantas menindaklanjuti dengan meminta keterangan beberapa saksi. Termasuk mendatangi beberapa teman korban. Hasilnya, diketahui bahwa yang membawa kabur adalah MMFS. Petugas pun lantas memburu MMFS hingga akhirnya ditangkap di rumah temannya.
“Setelah kami periksa, tersangka mengakui telah menyetubuhi. Selanjutnya kasusnya kami serahkan ke UPPA Polres Malang. Selain karena usia tersangka masih di bawah umur, kasusnya juga masuk asusila,” paparnya.(agp/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :