magista scarpe da calcio Polisi Periksa 11 Saksi


Polisi Periksa 11 Saksi

 
MALANG - Dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Kepala Desa Pakiskembar, Kecamatan Pakis, tinggal beberapa tahapan lagi. Penyidik Reskrim Polres Malang, sudah memeriksa 11 orang saksi terkait laporan warga tentang dugaan penggelapan sertifikat tanah kas desa (TKD). Tinggal dua saksi lagi, yang akan dimintai keterangan. 
Demikian disampaikan Kanit Idik IV Reskrim Polres Malang, Iptu Sutiyo, SH,  Mhum, kepada Malang Post. Menurutnya 11 orang saksi yang sudah dimintai keteranganya diantaranya dari BPD Desa Pakiskembar, tokoh masyarakat, perangkat desa, pihak PT yang sebelumnya menyewa lahan serta Kepala Desa Pakiskembar. 
"Masih ada dua orang saksi lagi yang akan kami mintai keterangan. Yakni Camat Pakis serta saksi dari Tata Pemerintahan Desa," ungkap Sutiyo. 
Menurutnya, pemeriksaan saksi tambahan ini, untuk mengetahui apakah penyewaan TKD yang dilakukan oleh Kades Pakiskembar, melanggar undang-undang atau tidak."Jika perlu, nanti kami juga akan memanggil saksi dari badan aset Kabupaten Malang," ujarnya. 
Setelah pemeriksaan para saksi tersebut, lanjutnya kasusnya akan segera digelar perkara untuk menentukan langkah selanjutnya. Apakah bisa dinaikkan ke tingkat penyidikan atau tidak. Termasuk apakah ada tersangka dalam kasus tersebut. 
"Yang jelas kasusnya terus kami selidiki. Sekarang masih kami dalami dengan meminta keterangan saksi-saksi," bebernya. 
Sekadar diketahui, warga Desa Pakiskembar, menolak alih fungsi tanah aset Desa Pakiskembar. Bentuk penolakan dengan memasang beberapa banner di lokasi Balai Desa Pakiskembar. Warga juga sudah melaporkan dugaan penggelapan sertifikat TKD ke Polres Malang. 
Warga menolak karena separoh dari TKD, akan digunakan perumahan dengan dijual ke pihak ketiga. Sekitar 2,5 hektare tanah tersebut bahkan sudah diratakan dengan buldoser oleh pihak ketiga.(agp/jon)

Berita Lainnya :