Copet Pasar Besar Diamuk Massa

 
MALANG – Warga Pasar Besar heboh. Kamis (11/1) siang, seorang pelaku pencopetan tertangkap tangan oleh warga pasar setelah berupaya mengutil sebuah handphone merek Oppo dari korban. Sebelum diserahkan kepada Polsek Klojen, pelaku dihadiahi bogem mentah oleh masyarakat yang mengamuk.
Budi Raharjo, ASN Dinas Perdagangan Kota Malang, saat diwawancarai Malang Post di pos Wastib selatan Pasar Besar, membenarkan soal adanya kejadian ini.“Sekitar pukul 14.00 WIB, pelaku pencopetan tertangkap dan dibawa ke pos ini. Dia tidak membawa KTP, masih muda. Kami serahkan dia ke Polsek Klojen,” kata Budi.
Dari keterangan yang dihimpun, pelaku pencopetan, awalnya mengincar korban yang sedang asyik berbelanja di Toko Kue Kanugrahan dekat pintu 9 Pasar Besar. Saat korban lengah, pelaku memasukkan tangannya ke dalam tas dan mengambil hape tersebut. Tapi, ternyata korban peka dan menoleh ke arah tasnya.
Korban sudah melihat pelaku sudah membawa hape Oppo. Kontan saja, korban langsung berteriak copet. Tanpa memakan waktu lama, pelaku langsung dikepung oleh banyak warga Pasar Besar. Tanpa babibu, pukulan dan tendangan mendarat ke arah pelaku. Upaya pelaku melindungi diri juga sirna.
Karena, warga yang marah tak henti-hentinya menggebuk pelaku. Petugas Wastib Dinas Perdagangan Kota Malang, mengamankan pelaku di pos penjagaan. Sembari menghubungi Polsek Klojen, petugas pasar menanyai pelaku. Dia mengakui bahwa sudah mencopet hape, dengan bukti hape Oppo warna hitam.
“Dari pengakuannya, dia warga Muharto, walaupun dia tak pegang KTP, masih usia remaja,” ungkap Budi. 
Tak lama, pelaku yang mengenakan baju biru kombinasi hitam, dibawa Polsek Klojen. Kapolsek Klojen, Kompol Andi Yudha Pranata menyebut ungkap ini masih dalam tahap penyelidikan.(fin/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :